Sebanyak 1.156 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Tulungagung dipastikan akan bertolak ke Tanah Suci pada Mei 2026. Mereka akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya dan terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter) berbeda.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tulungagung, Suryani, menegaskan bahwa jumlah jemaah yang akan berangkat tahun ini sudah final. Para jemaah tersebut telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan atau istithaah.
Jadwal Keberangkatan dan Pembagian Kloter
“Insyallah calon jemaah haji asal Tulungagung yang berangkat tahun 2026 sudah fix. Jumlahnya sebanyak 1.156 jemaah,” ujar Suryani pada Sabtu (14/3/2026).
Suryani merinci, jemaah haji asal Tulungagung akan masuk dalam Kloter 102, 103, 104, dan sebagian kecil di Kloter 105. Perbedaan kloter ini juga berimbas pada jadwal masuk Asrama Haji Surabaya.
- Kloter 102 dijadwalkan masuk Asrama Haji pada tanggal 17 Mei pukul 21.00 WIB.
- Kloter 103 dan 104 akan masuk Asrama Haji pada tanggal 18 Mei pukul 06.00 WIB.
- Kloter 105 akan masuk Asrama Haji pada tanggal 18 Mei pukul 06.30 WIB. Sebagian jemaah Kloter 105 akan berangkat bersama dengan jemaah dari Kabupaten Trenggalek.
Proses Visa dan Persiapan Lainnya
Terkait proses penerbitan visa, Suryani memastikan tidak ada kendala berarti. Meskipun Kemenhaj Tulungagung sempat harus menyetorkan beberapa data yang memerlukan perbaikan, seluruh proses telah rampung.
“Kalau proses pengajuan visa sudah selesai sejak 18 Februari 2026. Semua visa jemaah sudah turun, tinggal beberapa ada perbikan sidikit,” paparnya.
Saat ini, Kemenhaj Tulungagung tengah fokus pada persiapan pengambilan koper dan buku manasik haji. Buku manasik haji rencananya akan diambil pada pekan ini dari Surabaya, sesuai dengan jumlah total jemaah.
“Namun untuk koper belum semua datang, jadi kami masih menunggu,” pungkas Suryani.
