Setelah sukses besar dengan gerai Aldi’s Burger, aktor nyentrik Aldi Taher kembali mengejutkan publik dengan langkah bisnis terbarunya. Kali ini, ia merambah industri pakaian dalam pria, sebuah keputusan yang ia umumkan secara blak-blakan.

Pengumuman mengejutkan tersebut disampaikan Aldi Taher saat menjadi bintang tamu di podcast Rhenald Khasali. Menjawab pertanyaan pembawa acara mengenai rencana bisnis selanjutnya, Aldi tanpa ragu mengungkapkan idenya.

Aldi Taher Siap Luncurkan “Aldis Sempak”

“Aldis sempak. Saya impor celana dalam dari China,” ujar Aldi Taher secara lugas, memicu tawa namun juga rasa penasaran.

Meski banyak yang mengira itu hanya candaan khasnya, Aldi menegaskan bahwa proses pengadaan barang tersebut sedang berjalan serius. Ia bahkan melakukan kurasi produk hingga ke mancanegara demi mendapatkan kualitas bahan terbaik bagi calon pelanggannya.

“Lagi proses, saya import celana dalam dari China. Udah dipilihin dan sempaknya bolong karena kalau enggak bolong kakinya enggak masuk,” tutur Aldi dengan gaya komedi yang tak pernah lepas dari dirinya.

Keputusannya untuk menjual pakaian dalam didasari oleh logika sederhana bahwa benda tersebut merupakan kebutuhan primer setiap kaum adam. Ia melihat peluang rezeki yang sangat stabil dari produk sandang yang pasti akan digunakan masyarakat luas setiap harinya.

Mantan suami Dewi Perssik ini memberikan alasan yang sangat realistis dan masuk akal mengapa ia memilih untuk terjun ke industri garmen tersebut sekarang. “Emang kenapa bikin sempak? Karena laki-laki butuh sempak,” jelasnya kepada sang pembawa acara.

Libatkan Keluarga Demi Nafkah

Dalam menjalankan unit bisnis barunya ini, Aldi Taher tidak bekerja sendirian. Ia turut melibatkan peran aktif dari anggota keluarganya. Sang kakak dikabarkan turun langsung ke Tiongkok untuk mengurus segala keperluan administratif serta pemilihan stok barang secara mendetail.

Lagi-lagi, motivasi utama di balik kegigihannya berwirausaha adalah tuntutan ekonomi demi memenuhi nafkah bagi anak, istri, dan keluarga besarnya. Aldi menegaskan tidak pernah merasa malu untuk mengeksplorasi peluang pundi-pundi uang selama caranya tetap halal dan jujur.

“Kakak saya yang pergi ke China. BU (Butuh Uang), bismillah usaha,” pungkas Aldi Taher, menunjukkan komitmennya dalam berbisnis.