Rapper ternama asal New York, A$AP Rocky, kembali menjadi pusat perhatian publik. Bukan karena karya musik atau gaya busananya, melainkan pernyataan ambisi politiknya yang mengejutkan: ia berencana maju sebagai Wali Kota New York pada pemilihan umum 2029.
Dalam wawancara dengan majalah Esquire yang dikutip pada Senin (2/2/2026), pemilik nama asli Rakim Athelston Mayers itu secara terbuka menyatakan niatnya. Ia mengaku percaya diri dengan ambisi barunya, menilai kedekatannya dengan warga kota tempat ia besar menjadi modal emosional yang kuat.
“2029, pilih Walikota Mayers. Pilih Rocky,” ujarnya. “Saya yakin saya akan berhasil karena saya benar-benar membela rakyat,” tambah Rocky.
Rocky tidak hanya melontarkan retorika politik, tetapi juga menyinggung isu-isu konkret yang dihadapi warga New York sehari-hari. Ia menyoroti kondisi jalan yang berlubang hingga kenaikan biaya transportasi publik.
“Lihat lubang di jalan, perbaiki. Tarif kereta api baru saja naik menjadi USD 3. Ini gila banget. Inflasi itu gila,” kata Rocky. Selain itu, ia juga menyoroti sistem bantuan sosial dan kesejahteraan masyarakat yang menurutnya masih memerlukan pembenahan serius. “SNAP (Supplemental Nutrition Assistance Program), kupon makanan, semua tunjangan itu kacau. Dari situlah saya berasal. Kita perlu menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan perawatan kesehatan yang lebih baik,” ungkapnya.
Ambisi politik Rocky tampaknya terinspirasi oleh Wali Kota New York saat ini, Zohran Mamdani. Mamdani sendiri memiliki latar belakang unik sebagai mantan rapper dengan nama panggung Mr. Cardamom.
Meskipun karier musik Mamdani tidak terlalu bersinar, ia berhasil menapaki jalur politik dengan sukses. Ia memulai dari manajer kampanye, kemudian terpilih sebagai anggota Majelis Negara Bagian New York pada 2020. Setelah kembali menang pada 2022 dan 2024, Mamdani akhirnya memenangkan kursi wali kota, mencatatkan sejarah sebagai orang Asia Selatan pertama, Muslim pertama, sosialis demokrat kedua setelah David Dinkins, sekaligus wali kota termuda generasi Milenial di New York City.
A$AP Rocky, lahir pada 3 Oktober 1988, mulai serius menekuni musik sejak 2007. Ia melejit lewat lagu F**kin’ Problems (2012) bersama Drake, 2 Chainz, dan Kendrick Lamar, yang menembus Billboard Hot 100 di posisi delapan dan membawanya ke nominasi Grammy 2014 untuk Best Rap Song. Album debutnya, Long. Live. A$AP (2013), debut di puncak Billboard 200.
Tidak hanya sukses di musik, Rocky juga dikenal sebagai figur berpengaruh dalam dunia kreatif. Ia mendirikan AWGE, sebuah creative agency sekaligus label rekaman, pada 2014. Namanya kerap muncul dalam kolaborasi fashion dengan merek-merek besar seperti DKNY, Calvin Klein, Gucci, hingga Bottega Veneta.
Dengan pengaruh yang kuat di musik, fashion, dan budaya pop, wacana A$AP Rocky terjun ke politik bukan sekadar gimik. Banyak pihak kini menantikan bagaimana rapper berpengaruh ini akan mempersiapkan diri menghadapi dunia politik yang penuh tantangan, sambil tetap mempertahankan citranya sebagai ikon kreatif global.
