Artis Erin Taulany akhirnya buka suara terkait deretan perilaku mantan asisten rumah tangganya, Herawati, yang dinilai telah melanggar privasi keluarganya secara keterlaluan. Erin mengungkapkan kekesalannya karena sang pekerja domestik kerap merekam isi rumah secara diam-diam.

Dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Selasa (5/5/2026), Erin membeberkan bahwa Herawati sering mengambil video aktivitas harian anak-anaknya tanpa izin, semata-mata demi kepentingan konten media sosial pribadi. “Jadi privasi isi rumah saya dan anak-anak di video-videoin… Apalagi kamarnya anak-anak di video-videoin,” ungkap Erin.

Situasi semakin memanas ketika Herawati kedapatan nekat mengenakan pakaian milik putri Erin dan memamerkannya di platform Facebook. Tindakan tersebut sontak memicu kemarahan anak-anak Erin yang merasa ruang pribadinya telah diusik oleh orang asing.

Ancaman Keamanan dan Klarifikasi Isu Upah

Pengacara Sunan Kalijaga, yang mendampingi Erin, menilai aksi Herawati bukan sekadar masalah ketidaksopanan, melainkan ancaman nyata bagi keamanan kliennya. Ia menyoroti rekaman yang diunggah Herawati memperlihatkan detail tata letak rumah hingga pelat nomor kendaraan pribadi keluarga.

Menurut kami itu sangat membahayakan… Ke depan, hal itu bisa membahayakan dan memicu tindakan-tindakan kriminal,” tegas Sunan dengan nada serius. Ia mengkhawatirkan informasi visual tersebut dapat dimanfaatkan oleh oknum jahat untuk melancarkan aksi kriminal.

Terkait isu penahanan upah, Sunan mengklarifikasi bahwa Herawati sebenarnya melarikan diri dari rumah pada malam hari dengan bantuan pihak penyalur. Ia menegaskan bahwa hak gaji memang belum jatuh tempo lantaran masa kerja yang bersangkutan belum genap satu bulan.

Guna mematahkan tuduhan pengrusakan barang, Sunan menunjukkan bukti berupa ponsel milik Herawati yang masih dalam kondisi utuh. “Bisa diperlihatkan, sengaja saya bungkus plastik untuk bukti nanti cek sidik jari. Tidak ada sidik jari klien kami, apalagi membanting,” jelasnya.

Langkah Hukum Erin Taulany

Pihak Erin Taulany kini bersiap melayangkan somasi resmi kepada lembaga penyalur yang dianggap telah menyebarkan informasi menyesatkan. Mereka menilai pihak yayasan telah melakukan pembunuhan karakter tanpa memiliki bukti autentik yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sebelumnya, sebuah akun di platform Threads sempat menghebohkan publik dengan narasi yang menyebut Erin telah melakukan penganiayaan fisik yang kejam. Unggahan tersebut menuduh mantan istri Andre Taulany ini melakukan pencekikan hingga penendangan terhadap pekerjanya.

Sebagai langkah pembelaan, Erin telah resmi melaporkan akun penyebar hoaks tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan atas tuduhan pencemaran nama baik. Ia bertekad menuntaskan kasus ini di meja hijau demi membersihkan nama baiknya yang telah tercemar di mata publik.