PT Hutama Karya (HK) menyatakan kesiapan penuh menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). Perusahaan memproyeksikan kenaikan trafik kendaraan hingga 47,67% dibandingkan kondisi normal selama periode Idul Fitri.
Kesiapan ini ditandai dengan digelarnya Apel Siaga Mudik Lebaran 2026 di Rest Area KM 397 Jalur B Tol Palembang-Betung, Sumatra Selatan, pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan.
Perkuat Koordinasi dan Layanan Optimal
Iwan Hermawan menegaskan bahwa apel siaga ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kelancaran operasional dan layanan. “Apel siaga ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kesiapan operasional sekaligus mempererat koordinasi dengan berbagai instansi terkait agar layanan jalan tol dapat berjalan optimal selama periode mudik,” ujar Iwan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan dari berbagai instansi pemerintah dan aparat terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Dinas Perhubungan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), serta jajaran kepolisian dan pemerintah daerah. Dalam kesempatan itu, Hutama Karya juga mengukuhkan Tim Penanganan Layanan Mudik Lebaran 2026.
Infrastruktur Tol Siap Layani Pemudik
Hutama Karya memastikan seluruh pekerjaan pemeliharaan rutin dan berkala di ruas tol yang dikelolanya telah rampung. Dengan demikian, seluruh ruas tol dipastikan siap melayani pengguna jalan tanpa adanya pekerjaan konstruksi yang berpotensi mengganggu perjalanan.
Pada periode mudik Lebaran 2026, Hutama Karya mengoperasikan total 822,609 kilometer jalan tol yang terbagi menjadi:
- 692,854 km ruas operasi bertarif
- 52,2 km ruas operasi belum bertarif
- 77,555 km ruas atau seksi fungsional
Secara keseluruhan, Hutama Karya mengelola 14 ruas jalan tol, yang mencakup 12 ruas bertarif, satu ruas belum bertarif, serta dua ruas atau seksi fungsional.
Strategi Layanan Hadapi Lonjakan Arus
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Hutama Karya menyiapkan beragam strategi pelayanan di seluruh ruas tol. Langkah-langkah tersebut meliputi penyediaan sarana keselamatan, penerapan teknologi Integrated Traffic System (ITS), peningkatan kualitas rest area, serta pengetatan pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL).
Selain itu, perusahaan juga meluncurkan panduan perjalanan “Trans Sumatera Guide Book: Mudik Lebaran Dekat dan Hangat di Jalan Tol Hutama Karya”. Panduan ini dapat diunduh melalui situs resmi perusahaan dan berisi informasi penting bagi pemudik, seperti peta jaringan tol, lokasi rest area, tarif tol, hingga nomor call center.
Sebagai langkah antisipasi kepadatan, Hutama Karya bersama para pemangku kepentingan juga menyiapkan rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan holding system di rest area untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di ruas tol utama.
Hutama Karya mengimbau para pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta memastikan saldo uang elektronik mencukupi, menggunakan satu kartu untuk satu kendaraan, mematuhi batas kecepatan, serta beristirahat di rest area jika merasa lelah atau mengantuk. Untuk kondisi darurat atau informasi perjalanan terkini, pengguna jalan dapat menghubungi call center masing-masing ruas tol atau mengakses kanal resmi Hutama Karya di media sosial.
