Ruang Terbuka Hijau (RTH) Menggala kini telah menunjukkan wajah barunya dan aktif dimanfaatkan oleh masyarakat. Pembangunan fasilitas publik ini dirancang secara bertahap, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ketua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RTH Menggala, Yaya Fradana, menjelaskan bahwa pengembangan RTH Menggala memang direncanakan dalam dua tahap. Keputusan ini diambil karena keterbatasan anggaran, sehingga pemerintah memprioritaskan pekerjaan paling mendasar pada tahap pertama.
“Untuk tahap pertama ini, fokus utama kita adalah penataan kondisi tanah di lokasi. Karena kondisi tanah dan akses jalan di lapangan sebelumnya kurang baik, maka dilakukan penimbunan dan pemadatan agar area lebih layak dan aman digunakan,” ujar Yaya pada Rabu (28/01/2026).
Selain penataan kondisi tanah, tahap pertama pembangunan RTH Menggala juga mencakup beberapa fasilitas penting. Ini meliputi penanaman vegetasi di bagian depan kawasan, pemasangan jogging track, pembangunan amphitheater, serta penyaluran utilitas pada seluruh area RTH yang telah dibangun. Sejumlah vegetasi pendukung juga ditanam untuk memperkuat fungsi ekologis kawasan.
Yaya menambahkan, secara keseluruhan pekerjaan tahap pertama telah rampung 100 persen, sesuai dengan kontur dan perencanaan awal. “Alhamdulillah, sekarang masyarakat sudah bisa memanfaatkan RTH Menggala. Kita bisa lihat setiap pagi, terutama saat subuh dan sore hingga menjelang malam, kawasan ini sudah menjadi pusat aktivitas warga, baik untuk berolahraga maupun berkumpul bersama keluarga,” katanya.
Tak hanya sebagai ruang publik untuk aktivitas harian, RTH Menggala juga telah digunakan untuk kegiatan berskala besar. Pada tahun 2025 lalu, kawasan ini bahkan menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten.
Rencana Tahap Kedua Pembangunan
Untuk tahap kedua pembangunan, Yaya menyebutkan bahwa kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Rencana pembangunan pada tahap lanjutan ini meliputi fasilitas lapangan mini soccer, penambahan vegetasi, serta penyediaan fasilitas umum seperti toilet, pagar, dan penerangan kawasan.
“Untuk tahap kedua, kami sudah kembali mengusulkan anggarannya. Saat ini kita masih menunggu apakah ada ketersediaan anggaran untuk melanjutkan pembangunan RTH Menggala ini,” pungkas Yaya.
