Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Yunus Nusi, menyatakan keheranannya atas kabar perbaikan rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjelang agenda penting Tim Nasional Indonesia. Yunus menegaskan bahwa isu tersebut merupakan kesalahpahaman dan tidak berasal dari federasi.
Menurut Yunus, PSSI sama sekali belum menerima informasi resmi dari pengelola stadion terkait rencana renovasi lapangan. Padahal, SUGBK akan menjadi tuan rumah laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia melawan Oman pada 5 Juni 2026, yang menuntut kondisi lapangan prima.
“Rumputnya masih bagus, bahkan sangat bagus. Belum ada pemberitahuan apa pun soal perbaikan,” ungkap Yunus saat dihubungi wartawan pada Senin (4/5/2026).
Situasi ini menjadi sorotan mengingat Persija Jakarta juga berencana menggunakan SUGBK untuk menjamu Persib Bandung dalam lanjutan Super League pekan ke-32 pada 10 Mei 2026. Isu perbaikan rumput sempat dikaitkan dengan izin penggunaan stadion oleh klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.
Namun, Yunus kembali menegaskan bahwa PSSI tidak mengetahui adanya rencana perbaikan rumput, baik dari pihak Persija maupun Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) GBK. Secara teknis, ia menilai waktu yang tersedia terlalu sempit jika memang ada rencana penggantian rumput. Dengan jeda hanya sekitar satu bulan sebelum laga internasional, pekerjaan besar seperti itu dinilai nyaris mustahil dilakukan.
Sekjen PSSI Yunus Nusi kembali menekankan bahwa federasi tidak pernah meminta perbaikan rumput SUGBK, dan kabar yang beredar hanyalah kesalahpahaman belaka.
