Fenomena penyebaran link video viral dengan judul sensasional kembali marak di berbagai platform media sosial dan aplikasi pesan instan. Salah satu yang kini menjadi sorotan adalah tautan video yang mengklaim menampilkan adegan “ibu tiri vs anak tiri di kebun sawit dan dapur”. Pihak berwenang dan pakar keamanan siber mengingatkan masyarakat untuk sangat berhati-hati, sebab mengeklik tautan semacam ini berpotensi besar menguras saldo rekening bank dan mencuri data pribadi.
Modus Operandi Penipuan Berkedok Video Viral
Modus penipuan ini bukanlah hal baru, namun terus berevolusi dengan menggunakan umpan yang lebih menarik perhatian. Pelaku kejahatan siber memanfaatkan rasa penasaran publik terhadap konten-konten kontroversial atau sensasional. Tautan yang disebar biasanya mengarahkan korban ke situs web palsu (phishing) yang menyerupai platform media sosial atau situs berita, atau bahkan meminta korban untuk mengunduh aplikasi berbahaya dalam format APK.
Ketika korban mengeklik tautan atau mengunduh aplikasi tersebut, perangkat mereka secara otomatis dapat terinfeksi malware. Malware ini, seringkali berjenis trojan perbankan, dirancang untuk memantau aktivitas korban, mencuri kredensial login perbankan, hingga mengambil kode One-Time Password (OTP) yang dikirimkan ke ponsel. Dengan akses ini, pelaku dapat dengan mudah menguras saldo rekening bank korban tanpa disadari.
Ancaman Nyata Pencurian Data dan Kerugian Finansial
Kepala Divisi Keamanan Siber salah satu lembaga keuangan terkemuka, Budi Santoso (nama samaran untuk ilustrasi), pada Selasa (14/4/2026) menyatakan,
