Seorang wanita paruh baya melakukan aksi perampokan disertai pembakaran di Toko Emas Logam Mulia, Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (12/2/2026) siang. Pelaku berpura-pura menjadi pembeli sebelum melemparkan bom molotov.

Insiden terjadi sekitar pukul 12.30 WITA. Pelaku, yang diperkirakan berusia 50 tahun, masuk ke toko dengan membawa tas kertas. Ia sempat memilih-milih perhiasan dan melakukan tawar-menawar layaknya pelanggan biasa. Namun, tas yang dibawanya ternyata berisi botol mineral yang telah dimodifikasi menjadi bom molotov dengan bahan bakar pertalite.

Awal (36), seorang saksi mata yang mengalami luka bakar di kaki saat berupaya memadamkan api, menuturkan, “Saya kira pembeli biasa. Tiba-tiba dia lari keluar, terus toko langsung menyala. Tidak ada suara ledakan.”

Api dengan cepat menjalar di lantai toko yang saat itu sedang ramai pengunjung, menyebabkan kepanikan. Firman (42), saksi lain yang berada di seberang jalan, segera bergegas membantu. Firman menjelaskan, “Saya lihat api sudah besar. Pakai baju saya tutup api biar tidak membesar. Saya tendang botolnya dulu.”

Usai melemparkan bom molotov, pelaku mencoba melarikan diri ke arah belakang toko. Namun, warga yang melihat kejadian tersebut langsung mengejar dan berhasil menangkapnya. Pelaku sempat diamankan di dalam toko selama sekitar satu jam sebelum akhirnya dijemput oleh petugas kepolisian.

Kapolsek Ujung Pandang, AKP Asep Wijaya, membenarkan peristiwa perampokan dan pembakaran tersebut. Namun, ia belum dapat merinci kronologi lengkap kejadian. AKP Asep Wijaya menyatakan, “Untuk kronologi lengkapnya sama tim Jatanras, sudah ditangani Jatanras.”

Dari foto yang beredar di lokasi, pelaku terlihat mengenakan baju krem bermotif bunga-bunga. Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku di Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Makassar.