Sebanyak 70 siswa Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Lamongan mengikuti pendidikan berbasis penguatan karakter di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0812 Lamongan. Selama empat hari, mereka digembleng dengan berbagai materi yang bertujuan membentuk kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan.
Program yang berlangsung di Makodim 0812 Lamongan ini mencakup materi kesamaptaan, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, hingga pengembangan jiwa kepemimpinan. Para siswa tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga tinggal di Makodim selama kegiatan berlangsung.
Komandan Kodim (Dandim) 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menjelaskan pentingnya program ini. Menurutnya, Sekolah Rakyat setara dengan jenjang SMA/SMK, sehingga pendidikan karakter ini menjadi bekal penting bagi siswa.
“Sekolah rakyat ini setara SMA/SMK, sehingga kami ingin membantu memberi harapan dan bekal agar mereka bisa meraih cita-citanya setelah menyelesaikan pendidikan,” ujar Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, Selasa (28/4/2026).
Ke depan, pihak Kodim juga berencana mengembangkan program pembinaan khusus bagi siswa yang memiliki minat menjadi prajurit TNI. Pembinaan tersebut akan meliputi persiapan fisik, akademik, hingga kesehatan.
“Jika ada siswa yang bercita-cita masuk TNI, kami akan membimbing mereka agar lebih siap, baik secara fisik, akademik, maupun kesehatan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Lamongan, Anis Al Aminatuf, menyampaikan bahwa kegiatan ini krusial untuk membentuk karakter siswa agar lebih disiplin dan mandiri. Hal ini sangat relevan mengingat sistem pendidikan SR berbasis boarding school.
“Anak-anak hidup di asrama, sehingga mereka dituntut untuk mandiri, tertib, dan memiliki karakter yang baik,” jelas Anis.
Pihak sekolah juga telah menyiapkan berbagai program lanjutan bagi siswa setelah lulus. Mereka dapat melanjutkan ke perguruan tinggi, masuk instansi TNI/Polri, hingga berwirausaha sesuai minat dan potensi masing-masing.
