Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, terus mendorong percepatan digitalisasi sistem transaksi keuangan daerah melalui optimalisasi pemanfaatan layanan jasa perbankan. Langkah ini dinilai krusial untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan akselerasi pembangunan.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid pada Kamis, 7 Mei 2026, memimpin High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di lingkup Pemerintah Kota Palu. Dalam pertemuan tersebut, Hadianto menekankan bahwa peningkatan pendapatan daerah yang optimal dan modern harus sejalan dengan upaya pembangunan.

Salah satu strategi utama yang diperkuat adalah peningkatan digitalisasi transaksi pendapatan daerah, termasuk penerapan sistem pembayaran digital untuk seluruh pengeluaran pemerintah. Hadianto menegaskan komitmen Pemkot Palu dalam hal ini.

“Optimalisasi penggunaan layanan jasa perbankan dalam sistem pembayaran pengeluaran dan pendapatan daerah sangat penting sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Palu menjadi pilot project digitalisasi pendapatan daerah,” ujar Hadianto Rasyid.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Palu dalam mendorong transformasi digital, khususnya pada sistem transaksi keuangan daerah, baik di sektor pendapatan maupun pengeluaran. Hadianto juga menyoroti pentingnya sinergi antara seluruh perangkat daerah dan pihak perbankan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sistem transaksi yang lebih efektif, transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Selain penguatan digitalisasi transaksi daerah, Pemkot Palu juga menginisiasi program literasi keuangan dan sosialisasi gemar menabung bagi pelajar. Wali Kota mendorong kolaborasi antara Bank BTN dan Dinas Pendidikan Kota Palu untuk memperluas edukasi keuangan sejak usia dini kepada siswa di seluruh sekolah di Kota Palu.

Melalui langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap budaya menabung dan pemahaman tentang layanan keuangan digital akan semakin meningkat di kalangan generasi muda. Hal ini sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang melek finansial dan adaptif terhadap perkembangan teknologi keuangan.