Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati secara langsung menyerahkan ijazah seorang siswa warga Kelurahan Semampir yang sebelumnya sempat ditahan oleh pihak sekolah. Penahanan ijazah ini terjadi akibat adanya tunggakan pembayaran dari keluarga siswa tersebut.

Penyerahan ijazah berlangsung pada Jumat, 6 Maret 2026, dan tidak hanya menjadi solusi atas masalah administrasi pendidikan, tetapi juga diiringi dengan pemberian bantuan paket sembako kepada keluarga. Kunjungan ini menegaskan perhatian Pemerintah Kota Kediri terhadap warganya yang menghadapi kesulitan.

Diketahui, keluarga siswa tersebut tengah menghadapi cobaan berat. Kepala keluarga telah menderita stroke selama sekitar satu tahun dan masih menjalani perawatan intensif. Dalam kesempatan tersebut, Vinanda Prameswati berbincang akrab dengan keluarga, memberikan semangat, dan dukungan moral.

Bantuan dan Dukungan Pemerintah Kota Kediri

“Ibu, ini ada sedikit bantuan dari pemerintah. Semoga bisa bermanfaat. Kami juga mendoakan semoga Bapak segera sehat kembali,” ujar Mbak Vinanda, sapaan akrab Wali Kota Kediri, kepada keluarga.

Ia juga memastikan bahwa persoalan ijazah anak dari keluarga tersebut telah terselesaikan berkat koordinasi dan bantuan dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Vinanda Prameswati mengungkapkan keinginannya untuk bertemu langsung dengan siswa yang bersangkutan, namun saat ini siswa tersebut sedang bekerja di luar kota.

“Saya sebenarnya ingin bertemu langsung dengan anaknya, tetapi saat ini sedang bekerja di luar kota. Saya doakan semoga menjadi anak yang sukses. Jika nanti ingin melanjutkan kuliah, Pemerintah Kota Kediri juga memiliki program beasiswa yang bisa dimanfaatkan,” tambahnya, menunjukkan komitmen Pemkot Kediri terhadap pendidikan warganya.

Fasilitas Mobilitas Masyarakat untuk Kesehatan

Selain bantuan langsung, Vinanda Prameswati juga mengingatkan keluarga dan warga lainnya mengenai fasilitas mobil masyarakat (mobmas) yang tersedia di setiap kelurahan. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan warga untuk berbagai keperluan, termasuk kontrol kesehatan.

Apabila keluarga tidak memiliki kendaraan untuk berobat atau melakukan pemeriksaan rutin, warga dapat melapor ke kelurahan setempat. Pihak kelurahan akan mengatur jadwal penjemputan dan pengantaran menggunakan fasilitas mobmas tersebut, memastikan akses kesehatan yang lebih mudah bagi masyarakat.

Melalui kunjungan dan berbagai bantuan yang diberikan, Wali Kota Kediri berharap dapat meringankan beban keluarga serta memberikan semangat baru bagi mereka untuk terus menjalani kehidupan dengan penuh harapan dan optimisme.