Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menekankan pentingnya kesiapan lintas sektor dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Penekanan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Semeru 2026 yang berlangsung di Ruang Rupatama Polres Kediri Kota pada Rabu, 11 Maret 2026.

Vinanda Prameswati menyoroti peningkatan mobilitas masyarakat di Kota Kediri menjelang Idulfitri 1447 H. “Alhamdulillah memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadan, terpantau gelombang mobilitas di Kota Kediri semakin memadat. Ini menjadi satu sinyal penting bagi kita semua untuk menghadapi situasi pada saat Idulfitri besok. Sebelumnya saya sampaikan terima kasih pada Polres Kediri Kota dan Kodim 0809/Kediri yang telah membantu dan mendukung Pemkot Kediri dalam hal pengkondisian situasi selama momen Idulfitri dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, tahun ini diproyeksikan sekitar 143,9 juta pemudik akan melakukan perjalanan. Jawa Timur menjadi tujuan favorit kedua secara nasional setelah Jawa Barat. Mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Kota Kediri menyiagakan personel dari berbagai perangkat daerah, termasuk Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, dan BPBD, untuk berkolaborasi dengan TNI-Polri.

Kesiapan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, keamanan, layanan kesehatan, hingga ketersediaan logistik seperti pangan dan BBM. “Hal ini untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, keamanan, layanan kesehatan, hingga ketersediaan logistik. Seperti pangan, BBM, dan lainnya. Kami juga menyelenggarakan program balik gratis dari Kediri menuju Surabaya dan Jakarta,” ungkap Vinanda.

Selain itu, Pemkot Kediri juga mengoperasikan sistem Area Traffic Control System (ATCS) untuk pengaturan lalu lintas dan membuka kanal aduan Lapor Mbak Wali 112. Kanal ini berfungsi sebagai sarana bagi warga dan pemudik untuk melaporkan kondisi darurat. Untuk situasi darurat di tingkat kelurahan, mobil pelayanan masyarakat juga disiagakan.

Vinanda Prameswati mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi. “Kami berharap, pada waktu krusial puncak arus mudik dan balik, rekan-rekan semakin waspada, fokus, dan meningkatkan koordinasi terkait berbagai potensi kerawanan. Baik kerawanan kriminalitas, kemacetan, hingga kecelakaan di berbagai jalur serta fasilitas publik yang dipadati pengunjung,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan penyediaan informasi akurat kepada masyarakat demi mudik yang nyaman dan aman.

Senada dengan Wali Kota, Kapolres Kediri Kota Anggi Saputra Ibrahim menjelaskan bahwa Idulfitri merupakan momentum penting dengan peningkatan mobilitas, aktivitas ekonomi, keagamaan, dan sosial. Rapat koordinasi ini menjadi wujud sinergi dalam pengamanan Hari Raya Idulfitri.

“Kota Kediri merupakan wilayah yang menjadi jalur mobilitas masyarakat. Ini menjadi perhatian khusus berkaitan dengan kesiapan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Perlu adanya sinergitas agar semua persiapan berjalan lancar. Sehingga saat musim mudik Kota Kediri kondusif,” tegas Anggi.

Operasi Ketupat Semeru, sebagai operasi kemanusiaan, berfokus pada lima hal utama:

  1. Rekayasa lalu lintas, persiapan jalur alternatif, serta pengamanan titik rawan macet dan rawan kecelakaan.
  2. Pengamanan tempat ibadah, khususnya saat pelaksanaan Salat Id serta kegiatan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.
  3. Pengamanan pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, dan tempat wisata.
  4. Pengendalian stabilitas serta ketersediaan bahan pokok.
  5. Kesiapsiagaan terhadap potensi gangguan keamanan, bencana alam, maupun situasi darurat lainnya.

Anggi Saputra Ibrahim menegaskan pentingnya dukungan seluruh pemangku kepentingan. “Kami tidak bisa bekerja sendiri sehingga dukungan dan partisipasi seluruh stakeholder terkait sangat kami harapkan. Sinergi yang selama ini terjalin baik menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas kamtibmas,” pungkasnya. Kegiatan ini juga diisi paparan dari Kabag Ops, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Dinas Kesehatan, Kalaksa BPBD, BMKG Kota Kediri, Stasiun Kota Kediri, serta Dinas PU Bina Marga Jawa Timur.