Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, melibatkan sebanyak 192 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam kegiatan Pasar Ramadhan 1447 H. Langkah ini merupakan upaya strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana, usai membuka kegiatan Pasar Ramadhan 1447 H di Palu pada Kamis (19/2/2026), menyatakan, “Pasar Ramadhan ini tidak hanya menjadi sarana penyediaan kebutuhan berbuka puasa, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan dan pelaku UMKM.”

Imelda menekankan peran penting perempuan dalam pembangunan ekonomi keluarga dan daerah. Melalui kegiatan seperti Pasar Ramadhan, ia berharap perempuan semakin berdaya, mandiri, serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui usaha kreatif dan produktif.

Selain itu, Pasar Ramadhan juga diharapkan menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat nilai sosial, silaturahmi, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Dalam upaya modernisasi transaksi, Pemerintah Kota Palu turut bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk mendorong penggunaan pembayaran nontunai melalui QRIS. Imelda menambahkan, “Kami berharap masyarakat melakukan pembayaran nontunai. Bank Indonesia juga telah menyediakan 300 kupon diskon setiap harinya bagi pengunjung yang melakukan pembayaran nontunai.”

Program ini, menurut Imelda, tidak hanya memudahkan masyarakat bertransaksi, tetapi juga menjadi sarana sosialisasi bagi pedagang dan masyarakat agar lebih adaptif terhadap perkembangan sistem pembayaran modern.

Ia juga mengimbau para pelaku usaha untuk senantiasa menjaga kualitas produk, kebersihan, keamanan pangan, serta pelayanan kepada pembeli. Hal ini penting demi mempertahankan kepercayaan konsumen dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Imelda turut mengajak masyarakat untuk berbelanja secara bijak sekaligus mendukung pelaku UMKM daerah. “Kami berharap pasar Ramadhan ini berjalan lancar dan memberi manfaat luas bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Kota Palu yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.