Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, melakukan kunjungan kerja strategis ke Kabupaten Bone Bolango pada Selasa (10/3/2026). Dalam lawatannya, Mardiono tidak hanya menggelar pasar murah bagi ribuan warga, tetapi juga menyalurkan bantuan benih dan pupuk, serta berdialog langsung dengan jajaran OPD, penyuluh pertanian, camat, hingga kepala desa setempat.
Kehadiran Mardiono di Bone Bolango mengemban misi khusus dari pemerintah untuk memperkuat fondasi pangan nasional. Di hadapan perangkat daerah, ia turut menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi global yang sedang tidak menentu.
Pentingnya Persatuan Hadapi Gejolak Global
Mardiono menegaskan bahwa persatuan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan masa depan yang kian kompleks. “Dalam situasi dunia yang penuh gejolak seperti sekarang, seluruh elemen masyarakat harus bersatu. Kita harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, baik untuk kondisi terbaik maupun terburuk,” ujar Mardiono, di Kantor Bupati Bone Bolango, dalam keterangan yang diterima pada Kamis (12/3/2026).
Ia menilai Kabupaten Bone Bolango memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, hingga komoditas kopi yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata sangat krusial karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar serta memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kalau orang berwisata dan merasa nyaman, mereka akan datang kembali. Ini yang perlu terus diperkuat agar ekonomi daerah semakin berkembang,” katanya.
Pengelolaan Sumber Daya Alam untuk Kemakmuran Rakyat
Selain itu, Mardiono juga menyinggung pengelolaan sumber daya alam, termasuk sektor pertambangan. Ia menegaskan bahwa kekayaan alam harus dikelola oleh negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, sesuai amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Oleh karena itu, pimpinan partai berlambang Kabah ini menekankan agar pengelolaan sumber daya alam tidak hanya dikuasai oleh kelompok tertentu, melainkan harus melibatkan masyarakat secara luas.
“Alam ini harus dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat. Rakyat harus terlibat dalam pengelolaannya, tidak boleh hanya dikuasai oleh segelintir pihak,” tegasnya.
Melalui kegiatan pasar murah dan dialog bersama pemerintah daerah ini, Mardiono berharap program-program pemerintah pusat, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi daerah, dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Bone Bolango.
