Tiga taruna Akademi Kepolisian (Akpol) peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLVI berhasil menyelamatkan seorang anak yang terseret arus sungai di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Jumat (30/1/2026).
Anak bernama Haikal tersebut dilaporkan hanyut sekitar pukul 16.45 WIB saat berusaha mengambil barang miliknya yang terjatuh ke sungai di bawah Jembatan Kuala Simpang.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa para peserta Latsitardanus dari Akpol sedang berada di lokasi untuk persiapan kegiatan bakti sosial dan pemulihan trauma masyarakat terdampak bencana. “Melihat ada seorang anak yang terseret arus sungai, tiga taruna Akpol dengan sigap langsung memberikan pertolongan,” kata Joko Krisdiyanto.
Ketiga taruna tersebut adalah Jasen, Muhammad, dan Davin. Mereka berhasil mengevakuasi korban dari sungai dan segera memberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (RJP).
Setelah kondisi Haikal mulai stabil, ia dievakuasi ke posko kesehatan Polri untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan dari tim Biddokkes Polda Aceh. Selanjutnya, Haikal dirujuk ke RSUD Aceh Tamiang menggunakan ambulans.
Joko Krisdiyanto menambahkan, aksi cepat dan tanggap para taruna Akpol tersebut merupakan bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Kehadiran taruna Akpol membantu korban hanyut ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam kegiatan sosial, tetapi juga dalam aksi-aksi kemanusiaan yang menyangkut keselamatan nyawa masyarakat,” tegasnya.
