Tim Nasional Inggris menghadapi misi berat saat melakoni laga Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 melawan tuan rumah Meksiko. Pertandingan krusial ini akan digelar di Stadion Azteca, Mexico City, pada Senin, 6 Juli 2026 dini hari WIB, sebuah arena yang dikenal angker dan memiliki tantangan ketinggian.
Setelah berhasil menyingkirkan Republik Demokratik Kongo, The Three Lions harus terbang ke Mexico City untuk menghadapi tantangan ganda: kekuatan tim tuan rumah dan kondisi geografis stadion. Meskipun Inggris diunggulkan berkat kualitas pemainnya, Meksiko memiliki catatan kandang yang sangat impresif di stadion berkapasitas lebih dari 80.000 tempat duduk tersebut.
Sejak pertama kali digunakan pada tahun 1966, Meksiko hanya menelan dua kekalahan dari total 89 pertandingan yang dimainkan di Azteca. Sisanya adalah 70 kemenangan dan 17 hasil imbang, menunjukkan betapa sulitnya menaklukkan markas kebanggaan mereka.
Selain rekor kandang yang mentereng, Inggris juga harus beradaptasi dengan ketinggian Stadion Azteca yang terletak 2.240 meter di atas permukaan laut. Kondisi ini kerap menyulitkan tim lawan karena tipisnya kadar oksigen, yang dapat memengaruhi stamina dan performa pemain.
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengakui bahwa timnya akan menghadapi banyak rintangan. “Saya baru saja kembali dari laga ini (kontra RD Kongo) dan coba menikmati, tapi mungkin laga itu (kontra Meksiko) adalah salah satu yang terindah, paling menarik yang bisa Anda punya,” ujar Tuchel seperti dikutip ESPN.
“Anda menghadapi Meksiko di Azteca, dan ada banyak rintangan yang menanti kami,” lanjutnya. Tuchel juga menyoroti masalah ketinggian. “Tidak cuma soal ketinggian tentunya yang jadi kerugian besar untuk kami, karena kami tidak mungkin beradaptasi cepat di sana hanya dalam waktu empat hari. Itu mustahil dan pastinya bakal ada tantangan yang muncul.”
Meski demikian, Tuchel menegaskan kesiapan timnya. “Tapi kami sudah siap untuk itu, kami mungkin akan membutuhkan itu. Kami punya modal bagus untuk yakin bahwa kami siap untuk itu dan kami akan menemukan cara apabila menemui kesulitan.”
Kondisi ini diperparah dengan lokasi markas Inggris saat ini di Kansas City, yang berarti mereka harus menempuh perjalanan cukup jauh ke Mexico City pada Jumat sore, menyisakan waktu adaptasi yang sangat minim sebelum pertandingan penting tersebut.
