Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Moh Ruslan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memastikan kesiapan penuh dalam memberikan pelayanan kesehatan selama periode libur Lebaran 2026. Sebanyak 45 tenaga perawat cadangan telah disiagakan untuk mengoptimalkan layanan bagi masyarakat.
“Untuk mengoptimalkan layanan selama libur Lebaran, kami sudah siapkan 45 tenaga perawat cadangan,” ujar Wakil Direktur (Wadir) Bidang Pelayanan Medik RSUD H Moh Ruslan (HMR) Kota Mataram, dr H Tris Cahyoso, di Mataram, Jumat.
Fokus Layanan di IGD
Selama libur panjang Lebaran, layanan poliklinik di RSUD HMR akan ditutup. Oleh karena itu, seluruh layanan medis akan dipusatkan pada Instalasi Gawat Darurat (IGD), yang ditetapkan sebagai zona hijau layanan.
IGD akan diperkuat dengan penambahan jumlah dokter umum yang bertugas, serta dukungan dari perawat cadangan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan pasien, terutama jika layanan di IGD mencapai kapasitas penuh.
“Layanan di IGD, kami back up dengan perawat cadangan,” tambah dr H Tris Cahyoso. Sebanyak 10 dokter juga disiagakan untuk melayani pasien 24 jam.
Antisipasi Lonjakan Pasien dan Ketersediaan Fasilitas
Pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya menunjukkan adanya peningkatan signifikan kedatangan pasien pada malam Idul Fitri, khususnya akibat kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan perawatan luka.
Menanggapi hal tersebut, RSUD HMR telah menyiapkan 25 tempat tidur di IGD. Rinciannya, sembilan tempat tidur untuk zona merah, 16 tempat tidur untuk zona kuning, dan sisanya dialokasikan untuk zona hijau.
Selain kesiapan tenaga medis dan fasilitas, stok obat-obatan di RSUD HMR juga dipastikan aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat selama lebih dari seminggu periode libur Lebaran.
