Gendis Mayrannisa Setiawan, atau yang dikenal luas sebagai Gendis JKT48, tengah menjadi pusat perhatian publik menyusul keputusan manajemen JKT48 untuk menskorsnya. Penangguhan aktivitas selama tiga bulan, terhitung mulai 17 Februari hingga 17 Mei 2026, dijatuhkan setelah beredarnya foto-foto pribadi sang idola di media sosial.
Kabar ini sontak memicu rasa penasaran masyarakat terhadap sosok Gendis. Siapakah sebenarnya member termuda JKT48 ini? Berikut adalah profil lengkapnya, termasuk latar belakang keluarga yang jarang diketahui publik.
Profil Lengkap Gendis JKT48
Lahir di Jakarta pada 23 Juni 2010, Gendis saat ini berusia 15 tahun. Ia menganut agama Islam dengan tinggi badan 161 cm. Berzodiak Cancer dan memiliki golongan darah B.
- Nama Lengkap: Gendis Mayrannisa Setiawan
- Nama Panggung: Gendis JKT48
- Nama Panggilan: Gendis
- Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 23 Juni 2010
- Usia: 15 tahun
- Agama: Islam
- Tinggi Badan: 161 cm
- Zodiak: Cancer
- Golongan Darah: B
- Generasi: 11
- Bergabung JKT48: 31 Oktober 2022 (sebagai Trainee)
- Promosi Member Reguler: 1 November 2024
- Pekerjaan: Penyanyi, Idol, Aktris
- Tahun Aktif: 2022 – sekarang
- Akun Instagram: @jkt48.gendis (562K followers)
- Catchphrase: “Bonjour! Periang dan pencair suasana itulah aku. Halo semuanya, aku Gendis!”
Perjalanan Karier Sebelum Bergabung dengan JKT48
Sebelum dikenal sebagai idola JKT48, Gendis telah meniti karier di dunia hiburan sejak usia dini. Ia pernah merilis dua lagu anak-anak, yaitu “Gunakan Waktumu” pada tahun 2018 dan “Menjadi Bintang” pada tahun 2019.
Bakat aktingnya juga sudah terasah melalui perannya sebagai pemeran pendukung dalam web series “Rumah Kasih” (2019). Dalam serial tersebut, Gendis beradu akting dengan sejumlah nama populer seperti Sarwendah, Betrand Peto, dan Ivan Gunawan.
Fakta Unik dan Latar Belakang Keluarga Gendis JKT48
Gendis mencatatkan sejarah sebagai member JKT48 pertama yang lahir di dekade 2010-an. Saat pertama kali bergabung sebagai anggota generasi 11 pada 31 Oktober 2022, ia masih berusia 12 tahun, menjadikannya member termuda di angkatannya.
Menariknya, ia lahir pada tanggal yang sama dengan Allisa Astri, member tertua generasi 1, yakni 23 Juni, dengan selisih usia tepat 20 tahun. Fakta lain yang tak kalah menarik adalah profesi sang ayah yang merupakan seorang perwira Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).
Nama lengkap Gendis, Gendis Mayrannisa Setiawan, juga memiliki makna mendalam. “Gendis” berarti gula jawa atau manis, “Mayr” diambil dari penempatan tugas ayahnya saat ia lahir, “Annisa” berarti cantik dalam bahasa Arab, dan “Setiawan” adalah nama belakang ayahnya yang berarti setia kawan.
Di luar kesibukannya sebagai idola, Gendis memiliki beberapa hobi seperti bernyanyi, golf driving, dan berenang. Ia juga dikenal sebagai pribadi yang ceria di kalangan teman-temannya.
Selama masa skorsing ini, Gendis berkomitmen untuk melakukan introspeksi diri dan belajar dari kesalahan yang telah terjadi. Ia berharap dapat membangun kembali kepercayaan yang sempat hilang akibat insiden tersebut.
