Sebuah insiden kecelakaan maut yang melibatkan Bus Trans Jatim dan seorang pemotor terjadi di Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa tragis ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka. Sopir bus bahkan nyaris menjadi sasaran amuk massa yang tersulut emosi di lokasi kejadian.

Korban meninggal dunia adalah pemotor berinisial AS (41), yang dinyatakan tewas setelah sempat mendapat perawatan medis di RS Muhammadiyah Lamongan. Sementara itu, istri AS, RS (28), dan anak mereka, RA (4), yang turut dibonceng, masih menjalani perawatan intensif akibat luka-luka yang diderita.

Bus Trans Jatim dengan rute Lamongan-Terminal Paciran yang terlibat dalam kecelakaan tersebut dikemudikan oleh YA (31), seorang warga Panceng, Gresik. Setelah insiden nahas itu, kondisi di tempat kejadian perkara (TKP) sempat memanas dan mencekam.

Massa Tersulut Emosi, Sopir Bus Nyaris Diamuk

Warga setempat yang menyaksikan kondisi para korban bersimbah darah dan melihat sepeda motor hancur terlindas bus, sontak tersulut amarah. Dalam rekaman video yang beredar luas, tampak jelas raut wajah panik dari sopir bus, YA, yang berusaha memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian.

Namun, kemarahan warga sudah tak terbendung. Beberapa di antaranya sempat menarik baju YA dan melontarkan kecaman atas insiden tragis tersebut. “Iki salahmu,” teriak salah seorang warga dalam rekaman video, menunjukkan puncak emosi massa.

Beruntung, jajaran kepolisian dari Polsek Solokuro dan Polres Lamongan segera tiba di lokasi. Petugas dengan sigap mengendalikan situasi dan berhasil mengamankan sopir bus dari potensi amukan massa yang lebih besar.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, mengonfirmasi bahwa petugas langsung bergerak cepat menangani korban dan mengamankan TKP sesaat setelah menerima laporan. “Sopir bus sempat menjadi sasaran kemarahan warga, sebelum akhirnya diamankan oleh petugas kepolisian,” jelas Ipda Hamzaid.