Aktris Sitha Marino secara terbuka membagikan perubahan sudut pandangnya mengenai pernikahan, sebuah topik yang sebelumnya tidak terlalu ia pertimbangkan. Adik dari Putri Marino ini mengaku, pemikiran tersebut bergeser drastis setelah ia menjalin hubungan asmara dengan penyanyi Bastian Steel.

Sitha jujur mengakui bahwa sebelum mengenal Bastian, gagasan tentang pernikahan sama sekali tidak terlintas dalam benaknya. Ia bahkan sempat membayangkan masa depannya sebagai seorang perempuan mandiri yang sukses secara finansial, tanpa ikatan rumah tangga. Baginya saat itu, kebahagiaan bisa diraih dengan menikmati hidup sesuai caranya sendiri, tanpa harus menikah.

“Memang sebelum pas aku sama Bastian, aku nggak memikirkan yang namanya marriage gitu. Jadi yang aku pikirkan ya udah, aku pengin jadi tante dari ponakan-ponakan aku. Just wanna be rich aunty ajalah,” kata Sitha Marino, menjelaskan pandangannya di masa lalu.

Namun, semua perlahan berubah setelah ia dekat dengan mantan personel Coboy Junior tersebut. Kehadiran Bastian Steel ternyata membawa perspektif baru dalam kehidupan Sitha. Ia mulai merasa nyaman dan menyadari bahwa pernikahan tidaklah semenakutkan yang dulu ia bayangkan. Perlahan, rasa keterbukaan terhadap komitmen serius pun mulai tumbuh.

“Terus tiba-tiba aku ketemu Bastian, akhirnya aku ngerasa kayak, I think marriage is not that bad. Okelah. Terus lama-lama baru kayak aku ngerasa kayak, I think marriage is fine, nggak apa-apa, nggak ada masalah gitu,” ungkap Sitha.

Kini, Sitha Marino bahkan sudah jauh lebih yakin dan tidak lagi menutup diri dari kemungkinan untuk melangkah ke jenjang pernikahan bersama sang kekasih. Meski secara hati sudah siap, Sitha menegaskan bahwa ia tidak ingin terburu-buru. Baginya, urusan pernikahan bukanlah sebuah perlombaan atau tuntutan untuk mengikuti pencapaian orang lain di sekitarnya.

“Menurut aku tuh marriage is not something yang harus kita kejar-kejar gitu. Semua orang tuh punya waktunya sendiri dan aku nggak pernah mau memaksakan,” tegasnya.