Para pengendara mobil pribadi yang berencana melintasi jalur Trans Jawa dari Jakarta menuju Surabaya pada tahun 2026 perlu mempersiapkan anggaran lebih. Per Maret 2026, akumulasi tarif tol untuk kendaraan Golongan I (mobil pribadi) telah mencapai angka Rp986.500.
Jumlah tersebut merupakan total biaya yang harus dikeluarkan untuk melintasi 13 ruas tol yang membentang dari ibu kota hingga gerbang keluar di Jawa Timur. Mengingat besarnya saldo yang dibutuhkan, pengemudi sangat disarankan untuk melakukan pengisian ulang kartu elektronik (e-toll) minimal Rp1 juta. Langkah ini krusial untuk menghindari kendala di gerbang tol yang dapat memicu antrean panjang, terutama saat musim mudik.
Rincian Tarif Tol Jakarta-Surabaya 2026
Perjalanan panjang ini dimulai dari ruas Jakarta–Cikampek dengan tarif Rp27.000. Salah satu titik termahal yang harus dilalui adalah Cikampek–Palimanan dengan biaya Rp132.000. Memasuki wilayah Jawa Tengah, ruas Batang–Semarang (Kalikangkung) juga mematok biaya cukup tinggi, yakni Rp144.500.
Berikut adalah rincian lengkap biaya perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya (Gerbang Tol Warugunung) untuk kendaraan Golongan I:
| Ruas Tol | Tarif (Rp) |
|---|---|
| Jakarta–Cikampek | 27.000 |
| Cikampek–Palimanan | 132.000 |
| Palimanan–Kanci | 13.500 |
| Kanci–Pejagan | 31.500 |
| Pejagan–Pemalang | 66.000 |
| Pemalang–Batang | 53.000 |
| Batang–Semarang (Kalikangkung) | 144.500 |
| Semarang ABC | 6.000 |
| Semarang–Solo (GT Colomadu) | 92.000 |
| Solo–Ngawi | 163.500 |
| Ngawi–Kertosono | 102.000 |
| Kertosono–Mojokerto | 55.000 |
| Mojokerto–Surabaya (GT Warugunung) | 43.500 |
| Total | 986.500 |
Pentingnya Persiapan Saldo E-Toll
Lonjakan volume kendaraan, terutama saat musim mudik, sering kali diperparah oleh masalah sepele seperti saldo e-toll yang tidak mencukupi. Kekurangan dana di gerbang tol tidak hanya menghambat perjalanan Anda, tetapi juga dapat menyebabkan antrean panjang bagi ribuan pengendara di belakang Anda.
Dengan total biaya yang mendekati satu juta rupiah, perencanaan anggaran perjalanan menjadi langkah mutlak bagi pemilik mobil pribadi. Memastikan kecukupan saldo sebelum memasuki ruas tol akan menjamin perjalanan menuju kampung halaman tetap nyaman dan tidak terhambat oleh urusan teknis di gerbang pembayaran.
