YOGYAKARTA – Senat Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi menetapkan 16 anggota Majelis Wali Amanat (MWA) periode 2026–2031. Penetapan ini dilakukan melalui Rapat Pleno Khusus Senat Akademik yang diselenggarakan pada Jumat (24/4).

Komposisi anggota MWA yang baru ini mencakup perwakilan dari berbagai unsur, antara lain tokoh masyarakat, alumni, dosen non-guru besar, dosen guru besar, mahasiswa, serta tenaga kependidikan. Keberagaman ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola universitas yang akuntabel dan berorientasi pada kepentingan publik.

Salah satu nama yang berhasil terpilih adalah Andi Batara Gemilang, seorang mahasiswa dari Fakultas Filsafat UGM. Ia akan mewakili unsur mahasiswa dalam keanggotaan MWA, setelah melalui proses pemilihan yang demokratis sesuai dengan peraturan universitas.

Terpilihnya Andi Batara Gemilang mendapat apresiasi dari Koordinator Presidium Ikatan Alumni Jogjakarta Sulawesi Selatan (IKAJO SULSEL), Mustakim. Ia menilai pencapaian ini sebagai kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya para alumni yang memiliki ikatan dengan Yogyakarta dan UGM.

“Selamat dan sukses atas terpilihnya adinda Andi Batara Gemilang. Ini merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” ujar Mustakim pada Sabtu (25/4).

Mustakim juga menekankan pentingnya peran strategis MWA dalam memastikan arah kebijakan universitas tetap berlandaskan prinsip tata kelola yang baik. Ia berharap kehadiran Andi Batara dapat membawa perspektif mahasiswa dalam setiap pengambilan keputusan strategis.

“Kehadiran perwakilan mahasiswa di MWA harus menjadi ruang artikulasi gagasan dan aspirasi yang konstruktif. Kami berharap ia dapat menjembatani kepentingan mahasiswa dengan arah kebijakan institusi secara proporsional,” lanjutnya.

IKAJO SULSEL melihat terpilihnya Andi Batara Gemilang sebagai bukti nyata bahwa putra daerah memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional. “Semoga menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas dan kontribusi,” tutup Mustakim.

Dengan komposisi lintas unsur yang telah ditetapkan, MWA UGM periode 2026–2031 diharapkan dapat menjalankan fungsi pengawasan dan penetapan kebijakan strategis secara optimal demi kemajuan universitas.