Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah, menyatakan keprihatinan mendalam atas ketegangan geopolitik yang terjadi di Timur Tengah, melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ia menegaskan bahwa partainya sangat menyesalkan konflik tersebut dan berharap dampaknya tidak meluas hingga ke Indonesia.

“Kami tidak berharap konflik ini membebani negara timur tengah dan sekitarnya dan akan sampai kepada Indonesia. Dan jangan sampai itu terjadi,” ujar Said Abdullah usai menghadiri peringatan Nuzulul Quran di Kantor DPD PDIP Jatim, Kamis (5/3/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Said juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Ayatollah Al Khomeini, yang disebutnya sebagai tokoh besar di Iran. “Bagaimana pun dia adalah saudara kami. Saudara seagama, saudara se kemanusiaan dan kami kami berharap akhiri semua ini,” tambahnya.

Peringatan Nuzulul Quran dan Semangat Kebhinekaan

Terkait peringatan Nuzulul Quran, Said Abdullah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Ramadan yang bertujuan untuk memperkuat kebersamaan serta nilai-nilai kebhinekaan di internal partai dan masyarakat.

Menurut Said, perayaan momentum keagamaan adalah tradisi partai untuk mempererat solidaritas. “Peringatan Nuzulul Quran ini bagian dari jati diri kami. Dalam setiap momentum keagamaan besar, baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu maupun lainnya, kami selalu berusaha hadir bersama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tradisi tersebut juga mencakup agenda halal bihalal setelah Nuzulul Quran, serta perayaan serupa saat Natal. Hal ini menjadi cara PDIP Jatim untuk terus menghidupkan nilai kebhinekaan.

“Intinya kami ingin terus menghidupkan kebhinekaan di internal partai sekaligus menunjukkan jati diri kami kepada masyarakat,” tegas Said.

Aksi Sosial Selama Ramadan

Selain kegiatan keagamaan, DPD PDIP Jatim juga aktif menggelar berbagai aksi sosial sepanjang bulan Ramadan. Kegiatan tersebut meliputi pembagian takjil dan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Said Abdullah menyebutkan, sejak awal Ramadan, pihaknya telah menyalurkan sekitar 360 ribu paket sembako di berbagai wilayah Jawa Timur. Paket tersebut berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula.

“Kami juga berbagi dengan anak yatim, kaum dhuafa, serta membagikan takjil setiap hari selama Ramadan,” jelasnya.

Melalui serangkaian kegiatan ini, Said berharap keberadaan PDIP Jatim dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah kehidupan yang beragam.

sumber gambar: jatimnow.com