Palu, Sulawesi Tengah – Anugerah Perdana, Main Dealer sepeda motor dan suku cadang Honda di Sulawesi Tengah (Honda Sulteng), menggelar kegiatan bertajuk “Riding with Purpose: Kepedulian dalam Semangat Sinergi Bagi Negeri” dalam rangka memperingati Hari Kasih Sayang pada Senin, 16 Februari 2026. Acara ini dirancang sebagai kolaborasi antara Honda Sulteng dan media untuk menyuarakan keselamatan berkendara sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya inklusivitas di tengah masyarakat.
Sebanyak 11 perwakilan dari media cetak, media daring, dan content creator di Kota Palu turut serta dalam rangkaian kegiatan ini. Diawali dengan edukasi keselamatan berkendara oleh Safety Riding Instructor Honda Sulteng, kampanye #Cari_Aman kembali ditekankan. Honda menegaskan bahwa keselamatan bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga budaya berkendara yang harus dibangun secara konsisten demi melindungi diri sendiri dan sesama pengguna jalan.
Setelah sesi edukasi, rombongan melakukan city rolling menuju tiga titik simbolis di Kota Palu. Masjid Terapung menjadi pengingat akan ketangguhan masyarakat pascabencana, sementara Masjid Raya Palu menghadirkan semangat optimisme dan kebersamaan. Perjalanan kemudian ditutup di Rumah Merah Putih Difabel Berkarya, sebuah ruang komunitas yang secara konsisten mendorong pemberdayaan dan kemandirian penyandang disabilitas.
Di Rumah Merah Putih, suasana kegiatan berubah menjadi lebih personal dan penuh makna. Para jurnalis tidak hanya melakukan peliputan, tetapi juga membangun dialog hangat dan kebersamaan melalui nyanyian bersama serta pertukaran cerita. Beberapa individu inspiratif berbagi kisah mereka:
- Azizah, seorang tuna netra yang baru menyelesaikan studi S1 Pendidikan Luar Biasa di Makassar, menunjukkan bakat menyanyinya dengan penuh percaya diri. Selain aktif menulis, ia telah meraih sejumlah penghargaan tingkat nasional.
- Harlis, tuna netra yang sempat menghadapi tantangan penerimaan sosial, kini mandiri melalui usaha dan kemampuan bernyanyi yang membawanya diundang ke berbagai acara.
- Fachry, tuna rungu berprestasi, dikenal sebagai juara pantomim tingkat provinsi sekaligus atlet bulu tangkis.
- Akmal, atlet catur tuna netra yang pernah meraih peringkat empat tingkat nasional, kini tengah menempuh studi S1 Pendidikan Luar Biasa dan aktif menyuarakan gerakan inklusivitas.
Jane dari Harian Sulteng Raya menyampaikan kesannya,
