Dokter kecantikan Richard Lee menunjukkan ketenangan dan kedewasaan dalam menyikapi keputusan pendakwah Koh Hanny yang menarik kembali sertifikat mualaf miliknya. Melalui unggahan di media sosial, Richard Lee menegaskan bahwa esensi keyakinan jauh lebih mendalam daripada sekadar status administratif.
“Kami menghargai setiap proses dan keputusan yang ada. Bagi kami, keyakinan adalah perjalanan pribadi antara manusia dan Tuhan, bukan sekadar label atau dokumen,” tulis Richard Lee dalam akun Instagram pribadinya, Senin (4/5/2026).
Alih-alih memicu perdebatan, pemilik klinik kecantikan Athena ini memilih untuk tetap berpikiran positif dan fokus pada aktivitas yang memberikan manfaat nyata bagi orang-orang di sekitarnya. “Dr. Richard tetap fokus menjalani hidup dengan nilai yang baik, berbuat yang terbaik untuk orang lain, dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik,” tambahnya memberikan penjelasan.
Sikap bijak sang dokter seketika memancing simpati serta dukungan moral dari sejumlah rekan selebritas dan para pengikutnya di dunia maya. Musisi Aldi Taher turut menitipkan pesan agar Richard tetap tekun dalam mendalami literasi kitab suci.
“Bismillah dok @dr.richard_lee… baca Alquran terus ya. Allah sebaik2 penolong,” tulis Aldi di kolom komentar yang juga diamini oleh aktris Michelle Ziudith.
Persoalan ini bermula saat Koh Hanny memberikan klarifikasi melalui kanal YouTube Reyben Entertainment terkait alasan pencabutan dokumen tersebut. Ia menegaskan bahwa langkahnya murni bersifat administratif dan tidak bermaksud menggugurkan status keislaman sang dokter.
“Sertifikat itu bukti administrasi, yang wajib digunakan, disegerakan merubah kolom agama di KTP,” tegas Hanny dalam keterangannya.
Sebagaimana diketahui, Richard Lee memutuskan untuk memeluk agama Islam pada momen Ramadan tahun 2025 silam. Kini, publik terus memantau perkembangan perjalanan spiritual sang dokter di tengah dinamika yang menyita perhatian masyarakat luas.
