Ribuan masyarakat memadati Alun-Alun Wonosobo pada Minggu (29/3/2026) pagi, menyaksikan kemeriahan puncak Festival Mudik Balon Udara Wonosobo 2026. Sebanyak 45 balon udara terbaik menghiasi langit, menampilkan warna-warni tradisional yang ikonik setelah rangkaian festival selama tujuh hari di 23 lokasi se-Kabupaten Wonosobo.

Festival ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo dengan Komunitas Balon Udara Wonosobo, sekaligus menjadi bagian integral dari Puncak Festival Mudik 2026. Berbagai kegiatan diselenggarakan, meliputi penerbangan balon udara yang ditambatkan (tethered balloon) dengan ketinggian rata-rata 75 hingga 150 meter, pertunjukan kesenian rakyat, serta bazar kuliner dan UMKM yang turut memeriahkan suasana.

Penting untuk dicatat, balon-balon tersebut tidak dilepas ke udara bebas, melainkan ditambatkan sesuai dengan aturan keselamatan penerbangan. Acara ini terbukti menjadi daya tarik wisata yang kuat, tidak hanya bagi warga Wonosobo, tetapi juga menarik pengunjung dari berbagai daerah lain hingga mancanegara. Dampak ekonomi yang dihasilkan pun terasa nyata, secara signifikan menghidupkan sektor pariwisata dan UMKM lokal.

Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, yang memantau langsung jalannya festival, menyatakan kebanggaannya. “Wonosobo memiliki tradisi yang sangat bagus. Ini menjadi momentum yang sangat baik di mana masyarakat dan aparat bisa berkumpul serta bersilaturahmi,” ujarnya. Ia juga menegaskan komitmen aparat keamanan untuk memberikan dukungan penuh demi kelancaran dan ketertiban acara, sekaligus menjadikannya sarana komunikasi yang efektif dengan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Wonosobo menyampaikan apresiasinya atas suksesnya penyelenggaraan festival. “Acara ini tidak lepas dari peran para komunitas balon udara se-Kabupaten Wonosobo sehingga kemeriahan festival balon udara bisa kita nikmati di Alun-Alun Wonosobo. Kita wajib bangga dan berbahagia menyambut kegiatan yang sangat bagus ini,” kata Bupati. Ia menambahkan bahwa festival balon udara tahun ini telah dilaksanakan di 23 lokasi berbeda di seluruh kabupaten, dengan Alun-Alun Wonosobo sebagai puncaknya.

Antusiasme pengunjung terlihat jelas, salah satunya dari Ayu Putri N asal Pemalang. “Jauh-jauh kami ke sini tujuannya utama melihat balon, sekaligus menikmati objek wisata yang ada di Wonosobo,” ungkapnya.

Festival balon udara yang ditambatkan ini menandai puncak dari rangkaian Balon Culture Festival Kabupaten Wonosobo 2026. Tradisi yang telah lama mengakar di masyarakat ini kini semakin dikenal luas dan menjadi daya tarik wisata unggulan pasca-Lebaran. Dengan keberhasilan acara ini, diharapkan Wonosobo akan semakin dikenal sebagai destinasi wisata budaya yang ramah dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.