Puluhan ribu kendaraan memadati ruas Tol Pandaan-Malang pada hari kedua Libur Lebaran 2026, Senin (23/3/2026), menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berwisata dan bersilaturahmi di kawasan Malang Raya. Lonjakan volume lalu lintas ini mendorong PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) untuk mengoptimalkan strategi percepatan transaksi di sejumlah gerbang tol prioritas.

Untuk mengurai antrean panjang, JPM menerapkan inovasi penggunaan Mobile Reader (MR) secara masif. Skema ini memungkinkan satu lajur transaksi dilayani oleh tiga unit Mobile Reader secara bersamaan, sebuah peningkatan signifikan dari sebelumnya yang hanya satu unit.

General Manager Operasi JPM, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan jalan tol yang andal di tengah tingginya mobilitas libur panjang Idulfitri 1447 H. “Jika sebelumnya satu lajur transaksi hanya dilayani oleh satu unit alat, melalui skema ini kini satu lajur dapat dilayani menggunakan tiga unit alat Mobile Reader secara bersamaan. Dengan pola tersebut, proses tapping menjadi lebih cepat dan antrean kendaraan dapat terurai lebih efektif,” ujar Reza pada Senin (23/3/2026).

Langkah jemput bola ini, lanjut Reza, menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Jasa Marga dalam meningkatkan standar pelayanan demi mewujudkan program “Mudik Nyaman Bersama” bagi seluruh masyarakat.

Data operasional JPM mencatat, pada H2 Lebaran atau 22 Maret 2026, volume lalu lintas wisata yang melintasi Tol Pandaan-Malang mencapai 96.316 kendaraan. Angka ini melonjak tajam 42,38 persen dibandingkan lalu lintas harian normal yang berkisar 67.645 kendaraan.

Kepadatan paling tinggi terdeteksi di Gerbang Tol Singosari, dengan 44.348 kendaraan melintas. Jumlah ini menunjukkan kenaikan 35,62 persen dari kondisi lalu lintas normal yang sebanyak 32.700 kendaraan.

Meskipun terjadi lonjakan drastis, JPM memastikan seluruh infrastruktur pendukung, sistem transaksi nontunai, dan rekayasa lalu lintas berfungsi optimal. Selain Mobile Reader, petugas juga disiagakan untuk membantu proses tapping dan mengatur kantong parkir di rest area guna mencegah penumpukan kendaraan.