Seorang remaja berusia 15 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret ombak di Pantai Watu Bale, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (30/3). Korban, Ibnuyun bin Bayad, warga Desa Pucang, Kabupaten Banjarnegara, ditemukan setelah dua hari operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.

Insiden nahas ini terjadi pada Minggu (29/3) pagi, sekitar pukul 08.55 WIB, ketika Ibnuyun bersama dua wisatawan lainnya terseret gelombang saat mandi di pantai. Dua dari tiga wisatawan tersebut berhasil diselamatkan, namun Ibnuyun dinyatakan hilang.

Kantor SAR Cilacap menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 09.50 WIB di hari yang sama dari seorang pelapor bernama Beja. Segera setelah laporan diterima, tim SAR gabungan melancarkan operasi pencarian.

Memasuki hari kedua pencarian pada Senin (30/3), tim SAR gabungan memulai operasi sejak pukul 07.00 WIB. Area pencarian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) yang melakukan penyisiran baik melalui jalur darat maupun laut di sekitar lokasi kejadian.

Koordinator Tim SAR Gabungan, Rowidin, mengonfirmasi penemuan korban. “Pada pukul 08.00, tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban pada jarak sekitar 3 kilometer ke arah selatan dari lokasi kejadian,” ujarnya.

Setelah dilakukan identifikasi, korban dipastikan adalah remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang. Jenazah Ibnuyun kemudian dievakuasi menggunakan ambulans untuk diserahkan kepada pihak keluarga. “Selanjutnya korban kami evakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” tambah Rowidin.

Rowidin juga mengimbau wisatawan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai. Ia menekankan potensi bahaya gelombang dan arus laut yang dapat datang secara tiba-tiba.