Ratusan warga Kabupaten Tulungagung memanfaatkan program balik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menuju Surabaya. Sebanyak lima unit bus disiapkan untuk mengangkut para peserta yang akan kembali beraktivitas dan bekerja di Kota Pahlawan.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Buktinya, pendaftaran telah ditutup sepekan sebelum jadwal pemberangkatan pada Selasa, 24 Maret 2026.
Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, secara langsung melepas keberangkatan peserta program balik gratis tersebut. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk meringankan beban biaya transportasi bagi warga masyarakat.
“Jadi ini menjadi agenda tahunan setiap tahun kami menyediakan bus untuk program balik gratis,” ujar Ahmad Baharudin, Selasa (24/3/2026). Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan, sehingga meningkatkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan Tulungagung, Iswahyudi, menambahkan bahwa animo masyarakat untuk mengikuti program ini memang sangat tinggi. Dari total pendaftar yang mencapai 280 orang, pihaknya hanya dapat mengangkut 264 penumpang karena keterbatasan anggaran.
“Sebetulnya kalau yang pengin ikut sangat banyak Bapak Bu. Siap. Cuma karena ya anggarannya juga terbatas kita hanya bisa mengangkut untuk warga yang ingin balik gratis itu sebesar 264 orang,” tutur Iswahyudi.
Salah satu peserta yang merasakan langsung manfaat program ini adalah M. Samsudin, seorang guru sekolah swasta di Surabaya. Ia mengaku sangat terbantu, terutama karena ia mudik ke Tulungagung bersama empat anggota keluarganya. Samsudin juga sebelumnya mengikuti program mudik gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Bisa menghemat biaya hingga Rp 500 ribu, dengan program mudik dan balik gratis sangat terbantu,” pungkas Samsudin.
