Kabar melegakan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Penyanyi Raisa Andriana dan penata rias selebriti Bubah Alfian akhirnya tiba dengan selamat di Indonesia, setelah sempat menghadapi momen menegangkan di Bandara Dubai. Perjalanan pulang mereka terganggu oleh eskalasi konflik di Timur Tengah.
Penerbangan yang dijadwalkan akhir pekan lalu nyaris batal. Ruang udara di kawasan Timur Tengah, termasuk Dubai, mengalami kekacauan akibat serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Situasi ini memaksa banyak maskapai menunda atau mengubah rute, menimbulkan kekhawatiran besar bagi ribuan penumpang.
Bubah Alfian, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @bubahalfian, menceritakan detik-detik menegangkan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa suasana sebelum lepas landas masih normal, namun berubah drastis saat pesawat mengudara. “Sebelum naik pesawat kami masih bisa tersenyum… Saat mendarat, wajah sudah pucat. Alhamdulillah saya dan Yaya dalam lindungan Allah. Kami terbang kurang dari satu jam sebelum semuanya terjadi,” tulis Bubah.
Ia juga tidak bisa menyembunyikan kesedihannya atas kondisi dunia saat ini. “Hati ini benar-benar sedih melihat keadaan dunia hari ini. Begitu banyak ujian, begitu banyak ketakutan. Ya Allah, lindungilah kami semua. Jauhkan kami masyarakat Indonesia dari marabahaya. Berikan keselamatan bagi siapa pun yang sedang berada dalam situasi sulit. Semoga Tuhan segera menenangkan keadaan, mengembalikan keamanan, dan menurunkan kedamaian di seluruh penjuru dunia. Peluk erat untuk semuanya. Mari kita perbanyak doa dan saling menguatkan,” lanjut Bubah, mengimbau untuk memperbanyak doa dan saling mendukung.
Konflik yang dimaksud adalah serangan udara oleh pasukan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran, yang kemudian direspons Iran dengan meluncurkan rudal dan drone ke pangkalan militer serta beberapa wilayah sipil di negara-negara Teluk. Akibatnya, banyak negara, termasuk Uni Emirat Arab, menutup atau membatasi akses ruang udara mereka demi keselamatan penerbangan sipil.
Penutupan ruang udara dan dampak serangan ini menyebabkan ribuan penerbangan gagal berangkat atau harus kembali ke bandara asal. Bandara besar seperti Dubai International Airport bahkan membatalkan seluruh jadwal penerbangannya. Data menunjukkan puluhan ribu penerbangan di seluruh dunia terdampak konflik ini, mulai dari pembatalan, penundaan, hingga perubahan rute.
sumber gambar: gesit.id 