YOGYAKARTA – Wakil Rektor II Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Prof. Mohamad Yusak Anshori, dinobatkan sebagai penerima penghargaan Author of the Year dari Penerbit Deepublish. Penghargaan bergengsi ini diberikan dalam peringatan HUT ke-16 Deepublish di Yogyakarta pada Minggu, 11 Januari 2026, sebagai pengakuan atas produktivitas akademiknya yang luar biasa.

Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, Prof. Yusak berhasil menerbitkan lebih dari 30 buku yang berfokus pada bidang manajemen. Karya-karya tersebut kini telah tersebar luas dan menjadi rujukan penting di berbagai kampus serta dunia usaha, dimanfaatkan oleh mahasiswa, dosen, hingga para praktisi.

Deepublish menilai, kontribusi Prof. Yusak berdampak signifikan terhadap pemahaman dan praktik pengetahuan manajemen. Topik yang diangkat dalam buku-bukunya tidak hanya berhenti pada tataran teori, melainkan juga mencakup aspek praktis seperti hospitality, revenue management, hingga forecasting, disajikan dengan bahasa yang relevan untuk kebutuhan lapangan.

Menanggapi penghargaan ini, Prof. Yusak menyatakan, “Penghargaan ini saya terima sebagai amanah. Menulis bukan soal mengejar publikasi, melainkan tanggung jawab akademik untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman agar manfaatnya dirasakan lebih luas.”

Pemegang sertifikasi internasional Certified Professional Marketer (CPM-Asia) dari Asia Marketing Foundation, Singapura, ini menjelaskan bahwa sebagian besar bukunya lahir dari proses panjang pengujian teori di dunia praktik. “Saya menulis dari apa yang saya temui sehari-hari. Buku-buku ini menjadi jembatan antara konsep dan realitas,” ujarnya.

Rekam jejak internasional juga menjadi bagian dari profil Prof. Yusak. Ia tercatat sebagai anggota International Editorial Advisory Board Philippine Social Science Journal di University of Negros Occidental-Recoletos, Filipina. Keterlibatan ini tidak hanya memperluas jejaring akademiknya, tetapi juga membawa perspektif global ke dalam diskusi di tingkat nasional.

Manajemen Deepublish menegaskan, penghargaan Author of the Year diberikan melalui penilaian ketat yang mencakup jumlah karya, mutu substansi, serta sumbangan pemikiran bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Prof. Yusak dinilai konsisten memenuhi seluruh aspek krusial tersebut.

Capaian ini menjadi sinyal positif bagi dunia pendidikan tinggi bahwa tradisi menulis yang membumi dan aplikatif masih memiliki tempat penting. Bagi masyarakat luas, buku-buku karya Prof. Yusak membuka akses pada pengetahuan yang tidak hanya tersimpan di rak perpustakaan, tetapi juga hidup dan relevan dalam praktik sehari-hari.