PT Petro Oxo Nusantara (PON) kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui program beasiswa PINTAS (Pendidikan Tuntas Untuk Semua). Kali ini, delapan warga Kelurahan Tlogopojok, Gresik, menerima beasiswa untuk mengikuti program Sekolah Kejar Paket B dan C.
Penyerahan beasiswa tersebut diselenggarakan di Aula Kelurahan Tlogopojok pada Kamis, 30 April 2026. Program PINTAS ini diikuti oleh peserta dari berbagai rentang usia, menandakan antusiasme masyarakat terhadap kesempatan pendidikan nonformal yang setara dengan pendidikan formal SMP (Paket B) dan SMA (Paket C) ini.
Dukungan Berkelanjutan untuk Pendidikan
Presiden Direktur PT Petro Oxo Nusantara, Jaya Martapa, menjelaskan bahwa dari delapan penerima beasiswa, dua di antaranya akan mengikuti program Paket B dan enam lainnya untuk program Paket C. Seluruh penerima manfaat merupakan warga asli Tlogopojok.
“Semoga dengan adanya program PINTAS ini dapat memberikan dampak tidak hanya bagi para penerima manfaat, tetapi juga bagi lingkungan sekitar,” ujar Jaya Martapa, menegaskan harapan perusahaan terhadap keberlanjutan dampak positif program tersebut.
Jaya Martapa menambahkan, pendidikan merupakan fondasi utama yang krusial dalam membuka peluang kehidupan yang lebih baik. Selain itu, pendidikan juga menjadi pendorong pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Oleh karena itu, penyelenggaraan Sekolah Kejar Paket B dan C diharapkan dapat memperluas akses pendidikan, mengurangi kesenjangan, serta mendorong masyarakat di Kelurahan Tlogopojok untuk mengembangkan potensi diri secara optimal.
Ini bukan kali pertama PT Petro Oxo Nusantara menggelar program serupa. Sebelumnya, pada tahun 2023, perusahaan juga telah menyelenggarakan program beasiswa pendidikan di Kelurahan Lumpur, menunjukkan konsistensi dalam upaya peningkatan pendidikan di lingkungan sekitar operasionalnya.
“Program beasiswa ini merupakan wujud nyata komitmen PT Petro Oxo Nusantara dalam mendukung peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar,” pungkas Jaya Martapa, mengakhiri pernyataannya.
