Beragam peristiwa menarik mewarnai pemberitaan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan nasional pada Kamis, 26 Februari 2026. Dari bencana banjir yang melanda kawasan Mandalika hingga anjloknya produksi jagung di Mataram, serta dinamika harga emas dan rumor transfer pemain sepak bola, berikut rangkuman informasi yang perlu diketahui publik.

Polres Lombok Tengah Turun Tangan Bersihkan Lumpur Pasca-Banjir Mandalika

Kawasan lingkar Mandalika, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, diterjang banjir akibat intensitas curah hujan yang tinggi pada Kamis, 26 Februari 2026. Akibatnya, lumpur dan genangan air masuk ke sejumlah rumah warga. Merespons kondisi ini, personel Polres Lombok Tengah segera diterjunkan untuk membantu masyarakat membersihkan sisa-sisa banjir.

Kasat Samapta Polres Lombok Tengah, Ajun Komisaris Polisi Sugi Jaya, menegaskan komitmen pihaknya dalam membantu warga. “Kehadiran personel di lokasi banjir tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga turun langsung membantu warga membersihkan lumpur dan genangan air yang masuk ke rumah akibat tingginya intensitas curah hujan di wilayah tersebut,” ujar AKP Sugi Jaya di Lombok Tengah, Kamis.

Harga Emas Antam Melonjak, Tembus Rp3,039 Juta per Gram

Di pasar komoditas, harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) mengalami kenaikan signifikan pada Kamis, 26 Februari 2026. Berdasarkan pantauan dari laman Logam Mulia pada pukul 09.03 WIB, harga emas Antam naik Rp16.000, dari sebelumnya Rp3.023.000 menjadi Rp3.039.000 per gram.

Kenaikan juga terjadi pada harga beli kembali (buyback) emas Antam, yang kini mencapai Rp2.818.000 per gram. Fluktuasi harga emas ini menjadi perhatian bagi investor dan masyarakat.

Emil Audero Dikabarkan Masuk Radar Juventus untuk Musim Depan

Kabar menarik datang dari dunia sepak bola, di mana kiper Tim Nasional Indonesia, Emil Audero, disebut-sebut menjadi incaran klub raksasa Italia, Juventus. Dilaporkan oleh media olahraga terkemuka La Gazzetta dello Sport pada Jumat, 27 Februari 2026, Juventus berencana merombak susunan kipernya untuk musim depan.

Klub berjuluk Si Nyonya Tua itu dikabarkan tidak puas dengan performa kiper utama mereka saat ini, Michele Di Gregorio, serta kiper kedua Mattia Perin. Nama Emil Audero pun mencuat sebagai salah satu kandidat potensial untuk mengisi posisi tersebut.

Produksi Jagung di Mataram Anjlok Drastis, Dinas Pertanian Ungkap Penyebab

Sektor pertanian di Kota Mataram, Provinsi NTB, menghadapi tantangan serius dengan anjloknya produksi jagung secara drastis. Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram mencatat penurunan signifikan dari 1.141 ton pada tahun 2024 menjadi hanya 36,376 ton pada tahun 2025.

Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, H Lalu Johari, menjelaskan bahwa kondisi ini antara lain disebabkan oleh pola Indeks Pertanaman (IP) 3 di Kota Mataram. “Kondisi itu terjadi antara karena IP 3 (Indeks Pertanaman) Kota Mataram dalam setahun 3 kali penanaman, dengan masa 4 bulan dari tanam sampai panen,” kata H Lalu Johari di Mataram, Kamis, 26 Februari 2026. Pola tanam ini diduga mempengaruhi total produksi yang dihasilkan.

Opini: Ilmu Dulu, Kekuasaan Kemudian

Sebuah opini menarik menyoroti fenomena di tengah hiruk-pikuk politik modern, di mana kekuasaan seringkali didahulukan ketimbang kapasitas. Jabatan menjadi tujuan utama, sementara kompetensi diposisikan sebagai pelengkap, bahkan popularitas dianggap cukup menggantikan kedalaman pengetahuan.

Opini tersebut mengajak pembaca untuk merenungkan kembali narasi Al-Qur’an tentang kekuasaan Nabi Sulaiman. Al-Qur’an tidak memulai kisahnya dari tahta, melainkan dari ilmu, menunjukkan bahwa fondasi kekuasaan yang kokoh berakar pada pengetahuan dan kapasitas.