MALANG – PSM Makassar menghadapi laga krusial melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (9/5/2026) sore ini. Tim berjuluk Juku Eja ini wajib meraih poin penuh demi menjauh dari ancaman degradasi Super League musim depan.

Caretaker pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menegaskan bahwa kemenangan atas Arema FC menjadi hal yang sangat krusial. Meskipun banyak pemain tidak dapat tampil, semangat tim tidak menyurut. “Banyak pemain yang tidak bisa tampil tapi kondisi itu tidak menyurutkan semangat kami karena hasil pertandingan besok sangat mempengaruhi posisi di klasemen,” ujar Amiruddin dalam sesi konferensi pers di Kota Malang, Jumat.

Saat ini, PSM Makassar berada di urutan ke-13 klasemen Super League dengan 34 poin. Mereka hanya terpaut tujuh poin dari Persis Solo yang menempati urutan ke-16, atau zona degradasi. Kekalahan dari Arema FC akan memperkecil peluang PSM untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Terlebih, poin mereka hanya selisih dua angka dari Madura United (peringkat ke-14) dan tiga poin dari Persijap Jepara (peringkat ke-15).

Amiruddin menekankan bahwa tiga laga sisa, termasuk melawan Arema FC, harus dianggap sebagai partai final. Selain bergantung pada hasil laga ini, PSM juga perlu memenangkan dua pertandingan lainnya melawan Persib Bandung dan Madura United. “Saya telah menekankan kepada pemain bahwa tidak ada yang bisa menolong kami selain diri kami sendiri. Hasil pertandingan itu lah yang menolong kami,” tegasnya.

Dalam misi meraih kemenangan, PSM Makassar juga menaruh kewaspadaan tinggi terhadap lini serang Arema FC yang dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap permainan tim lawan. “Tapi secara keseluruhan kualitas semua pemain Arema bagus,” tambah Amiruddin.

Senada dengan pelatih, pemain PSM Makassar, Akbar Tanjung, menyatakan kesiapannya untuk bekerja lebih keras demi membantu tim meraih kemenangan. Ia menegaskan bahwa kedatangan PSM ke Malang bukan untuk menelan kekalahan. “Di ruang ganti kami tidak memiliki masalah apa pun, hanya saat berlatih banyak rekan-rekan pemain yang cedera sehingga tidak bisa bermain ketika pertandingan,” kata Akbar.