Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi berhasil mendongkrak penerimaan mahasiswa asal Indonesia di 100 kampus peringkat teratas dunia hingga 150 persen. Capaian signifikan ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Menurut Stella, per 24 April 2026, sebanyak 330 siswa telah menerima surat penerimaan resmi (LoA) dari berbagai perguruan tinggi top dunia. Angka ini menunjukkan peningkatan drastis sebesar 150 persen dibandingkan periode tahun 2025 yang hanya mencatat 132 siswa.

“Kemungkinan besar akan bertambah karena masih ada top university seperti Tsinghua yang belum mengumumkan,” ujar Stella Christie, optimis.

Selain itu, Wamendiktisaintek juga melaporkan kenaikan jumlah total LoA yang diterima, mencapai 1.567 surat. Jumlah ini meningkat 167 persen dari 587 surat pada tahun 2025.

Peningkatan penerimaan siswa di kampus-kampus kelas dunia ini tidak hanya terpusat pada siswa di wilayah Jawa. Stella Christie mencontohkan keberhasilan program ini di berbagai daerah.

  • SMAN Fajar Harapan Aceh: Dari satu siswa pada tahun sebelumnya, kini menjadi 14 siswa setelah menjadi Sekolah Garuda Transformasi.
  • MAN IC Gorontalo: Dari nol siswa, kini berhasil mengirimkan 7 siswa.
  • SMAN 10 Samarinda: Dari nol siswa, kini 30 siswa diterima di kampus top dunia.

Lebih lanjut, Stella Christie mengungkapkan bahwa dua dari 330 siswa yang diterima di perguruan tinggi top dunia berhasil menembus University of Oxford. Oxford sendiri merupakan perguruan tinggi nomor satu dunia versi Times Higher Education (THE) 2026.

“Saya sendiri memperkenalkan langsung Sekolah Garuda ke Vice Chancellor Oxford,” kata Stella, menyoroti upaya diplomasi pendidikan yang dilakukan.

Keberhasilan ini, menurutnya, merupakan hasil dari jerih payah pembinaan sekolah melalui Program Sekolah Garuda Transformasi. Program ini mencakup penguatan kesiapan akademik hingga pendampingan strategis dalam pemilihan universitas tujuan bagi seluruh peserta didik.

Untuk mereplikasi praktik baik ini, Pemerintah RI berencana untuk membangun enam Sekolah Unggul Garuda Baru dan menambah jumlah Sekolah Unggul Garuda Transformasi di berbagai wilayah Indonesia.

“Saat ini kami sedang melakukan tahap seleksi, sudah ada 240 sekolah yang mendaftar dari 25 provinsi yang ada di Indonesia,” pungkas Stella Christie.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) juga telah menggelar Tes Tahap II Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Unggul Garuda Baru di Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat, pada Kamis (16/4/2026).