Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamongan menyiapkan berbagai upaya komprehensif guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas selama masa arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2026. Strategi ini mencakup pendirian pos pengamanan, penyediaan tim urai, hingga pemanfaatan teknologi drone untuk pemantauan.

Kasatlantas Polres Lamongan, AKP I Made Jata Wiranegara, menjelaskan bahwa pihaknya telah mendirikan dua Pos Pengamanan (Pospam) di lokasi vital, yakni Wisata Bahari Lamongan Kecamatan Paciran dan Pasar Kecamatan Babat. Selain itu, satu Pos Pelayanan (Posyan) juga disiagakan di Terminal Lamongan.

Menurut I Made, tim urai akan disiagakan di titik-titik yang rawan kepadatan kendaraan. Inovasi lain adalah penggunaan drone untuk memantau arus lalu lintas secara real-time, memungkinkan penanganan cepat saat terjadi kemacetan.

“Yang menjadi salah satu fokus titik kerawanan kita yaitu di Pasar Babat, upaya cara bertindak sudah kita tentukan. Juga, menyiagakan tim urai sekaligus menggunakan drone untuk penantauan arus,” kata AKP I Made Jata Wiranegara pada Jumat (13/3/2026).

Menindaklanjuti hasil rapat lintas instansi, Polres Lamongan akan memberlakukan larangan parkir di bahu jalan sekitar Pasar Babat jika ditemukan penumpukan kendaraan. Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di area tersebut.

“Koordinasi terakhir nanti kita lihat jika ada kepadatan arus berkaitan dengan parkir, kita larang dan tidak kita perbolehkan,” tegasnya.

Fokus pemantauan juga diarahkan pada wilayah jalan nasional, khususnya dua perlintasan sebidang dan Jalan Lingkar Utara (JLU). JLU diproyeksikan menjadi jalur utama selama arus mudik.

I Made menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PPK 4.5 Jatim Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) selaku pengelola JLU. Perbaikan jalan akan dilakukan menyesuaikan situasi dan perkembangan lalu lintas.

“JLU nanti difokuskan menjadi jalur utama, kita juga sudah koordinasi dengan PPK 4.5 Jatim Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) selaku pengelola akan dilakukan beberapa perbaikan mengikuti situasi kondisi perkembangan lalu lintas,” tuturnya.