Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur membuka posko mudik di Terminal Purabaya (Bungurasih) Sidoarjo, menyediakan berbagai fasilitas gratis seperti kopi, makanan, hingga layanan pijat bagi para pemudik Lebaran 2026. Posko ini telah beroperasi sejak Senin, 16 Maret 2026, untuk membantu menjaga kondisi tubuh pemudik selama perjalanan panjang.
Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menjelaskan bahwa pembukaan posko ini merupakan bagian dari program tahunan PKS yang digelar secara nasional. Terminal Purabaya dipilih karena menjadi titik transit utama bagi ribuan pemudik dari berbagai daerah di Jawa Timur.
“Program ini rutin kami gelar untuk membantu pemudik, terutama yang singgah di Terminal Purabaya sebelum melanjutkan perjalanan,” kata Bagus, Rabu (18/3/2026).
Terminal Purabaya memang menjadi simpul penting perjalanan darat di Jawa Timur, menghubungkan pemudik ke sejumlah daerah seperti Banyuwangi, Pacitan, Ngawi, hingga Ponorogo. Perjalanan panjang seringkali menyebabkan pengemudi dan penumpang mengalami kelelahan.
Kondisi inilah yang mendorong PKS Jatim untuk menyediakan layanan pijat dan makanan di posko. Bagus berharap fasilitas ini dapat membantu pemudik memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan mereka.
“Kami siapkan takjil, makanan, minuman, termasuk layanan pijat bagi sopir dan penumpang. Mereka bisa beristirahat sejenak agar tetap aman di perjalanan,” ujarnya.
Selain layanan fisik, posko juga menawarkan bantuan bagi pemudik yang kesulitan mencari transportasi lanjutan. Relawan PKS siap memberikan informasi dan membantu mencarikan kendaraan menuju tujuan akhir.
“Jika ada yang kesulitan mencari kendaraan lanjutan, kami berupaya membantu mencarikan solusi agar mereka tetap bisa melanjutkan perjalanan,” tambah Bagus.
Lokasi posko yang berdekatan dengan masjid juga memberikan kemudahan tambahan bagi pemudik untuk beribadah serta memanfaatkan fasilitas umum seperti toilet dan tempat wudu tanpa harus berpindah jauh. Posko ini akan beroperasi sepanjang periode mudik dan arus balik, mulai H-5 hingga H+4 Lebaran, mengikuti jadwal nasional yang ditetapkan oleh DPP PKS.
Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur menyambut baik inisiatif PKS ini sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam pelayanan publik. Perwakilan Dishub Jatim, Yanti Marliana, menilai langkah tersebut sangat membantu meringankan beban pemerintah saat puncak arus mudik.
“Inisiatif ini memberi manfaat luas, tidak hanya bagi warga Jawa Timur, tetapi juga pemudik dari berbagai daerah,” kata Yanti. Ia menekankan bahwa kehadiran fasilitas sederhana seperti tempat istirahat, makanan, dan pijat dapat menjadi faktor penentu keselamatan perjalanan.
“Pelayanan seperti ini menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat. Harapannya kegiatan serupa terus berlanjut,” pungkasnya.
