Pertamina Patra Niaga melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan menyalurkan tambahan pasokan gas LPG 3 Kg di wilayah Karesidenan Kediri. Langkah ini diambil menyusul keresahan warga Tulungagung dan Blitar terkait kelangkaan serta kenaikan harga LPG di tingkat pengecer dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, warga di Tulungagung menumpahkan keresahan mereka melalui unggahan di media sosial, mengaku kesulitan membeli gas LPG 3 Kg meski sudah berkeliling ke sejumlah kios dan agen. Informasi yang beredar juga menyebutkan warga di Tulungagung dan Blitar kesulitan memperoleh LPG 3 Kg di warung dan toko.
Di tingkat pengecer, harga LPG 3 Kg dilaporkan mencapai Rp20 ribu per tabung, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Sementara itu, di tingkat pangkalan, sempat terjadi keterlambatan pasokan dari agen.
Menanggapi kondisi tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menyatakan pihaknya telah turun langsung ke lapangan bersama pemerintah daerah untuk memastikan kondisi sebenarnya.
Menurut Ahad, peningkatan konsumsi terjadi memasuki bulan Ramadan. “Memasuki bulan Ramadan memang terjadi peningkatan konsumsi. Aktivitas masyarakat meningkat sehingga kebutuhan LPG juga bertambah,” ujarnya pada Senin (23/2/2026).
Hasil sidak juga mengindikasikan adanya pembelian dari luar wilayah Tulungagung dan Blitar yang berdampak pada stabilitas stok di daerah setempat.
Pertamina sebelumnya telah menyalurkan tambahan fakultatif di luar distribusi reguler sebanyak 33 ribu tabung untuk Kabupaten Tulungagung, 32 ribu tabung untuk Kabupaten Blitar, dan 6 ribu tabung untuk Kota Blitar, bertepatan dengan masa libur panjang Imlek dan menjelang Ramadan.
Merespons kondisi terkini, Pertamina kembali menyalurkan tambahan 6 ribu tabung untuk Kota Blitar dan 34 ribu tabung untuk Kabupaten Blitar.
Ahad menegaskan, selama sidak berlangsung, pihaknya memastikan ketersediaan stok dari level agen hingga pangkalan serta memastikan penjualan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Stok di pangkalan dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat setempat. Kami juga menegaskan kepada seluruh agen dan pangkalan agar penyaluran tepat sasaran. Jika ada ketentuan yang tidak dipatuhi, akan diberikan sanksi mulai dari stop alokasi hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU),” tegasnya.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai HET Rp18 ribu per tabung, dengan jaminan kualitas dan kuantitas. Lokasi pangkalan terdekat dapat diakses melalui laman resmi subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg.
Dengan langkah pengawasan dan tambahan pasokan ini, Pertamina berharap kebutuhan LPG 3 kg masyarakat Kediri Raya selama Ramadan tetap terpenuhi dan harga tetap terkendali.
