Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palu menyiapkan rekayasa lalu lintas besar-besaran menjelang puncak peringatan Haul ke-58 Guru Tua atau wafatnya Habib Idrus bin Salim Aljufri. Kegiatan yang diperkirakan akan dihadiri puluhan ribu jemaah ini akan berlangsung pada 1 April 2026 di Kota Palu.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Palu, AKP Atmaji Sugeng Wibowo, menjelaskan bahwa pengalihan arus lalu lintas akan diberlakukan mulai 28 Maret hingga 1 April 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi acara.
Pengalihan Arus di Sejumlah Ruas Jalan Utama
“Pengalihan arus ini bertujuan untuk mengurai kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan, sehingga masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman dan tertib,” ujar AKP Atmaji Sugeng Wibowo di Palu, Jumat (27/3/2026).
Fokus pengalihan arus akan berada di sejumlah ruas jalan utama yang menjadi akses menuju kompleks Alkhairaat Pusat. Jalan-jalan tersebut meliputi Jalan Sis Aljufri, Jalan Mangga, Jalan Gajah Mada, hingga Jalan Danau Lindu. Pihak kepolisian akan menutup sementara beberapa titik simpang dan memberlakukan sistem satu arah di ruas jalan tertentu.
Polresta Palu mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan. Masyarakat juga disarankan mencari jalur alternatif dan menghindari titik-titik penutupan guna mencegah penumpukan kendaraan.
Antisipasi 75 Ribu Jemaah Hadiri Haul Guru Tua
Sementara itu, Panitia pelaksana Haul ke-58 Guru Tua memperkirakan sebanyak 75 ribu orang akan menghadiri peringatan wafatnya Habib Idrus bin Salim Al Jufri. Sekretaris Panitia, Djamaludin Mariadjang, menjelaskan bahwa perkiraan ini merujuk pada pelaksanaan haul di tahun-tahun sebelumnya.
“Haul bukan hanya untuk warga Alkhairaat, ini untuk alumni maupun pecinta Alkhairaat,” kata Djamaludin Mariadjang di Palu, Jumat (27/3/2026).
Peringatan Haul Guru Tua akan dipusatkan di seputaran kompleks Alkhairaat Pusat, Jalan SIS Al Jufri, Kota Palu, pada 1 April 2026 atau bertepatan dengan 12 Syawal 1447 H. Untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan puluhan ribu peserta, panitia telah berkoordinasi dengan Kepolisian dan TNI untuk aspek keamanan, serta bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit untuk fasilitas layanan kesehatan.
