Persik Kediri harus mengakui keunggulan tim tamu Borneo FC setelah kalah tipis 0-1 dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Brawijaya, Kediri, Rabu (29/4/2026). Kekalahan ini menyisakan kekecewaan mendalam bagi pelatih Macan Putih, Marcos Reina Torres, yang merasa timnya tampil lebih dominan.

Marcos Reina Torres tidak dapat menyembunyikan raut kekecewaannya pasca pertandingan. Ia bahkan menyatakan sulit mempercayai hasil akhir tersebut, mengingat performa anak asuhnya di lapangan.

“Saya masih tidak percaya kami kalah dalam pertandingan ini karena kami jauh lebih baik dari Borneo. Kami bahkan tidak pantas untuk seri,” ujar Marcos, Rabu (29/4/2026).

Menurut pelatih asal Spanyol itu, Persik Kediri unggul dalam berbagai aspek permainan, mulai dari penguasaan bola hingga jumlah tembakan yang dilepaskan. Namun, dominasi tersebut tidak mampu dikonversi menjadi gol.

“Tetapi dalam sepak bola Anda perlu mencetak gol dan kami tidak melakukannya dan itulah yang membuat perbedaan,” jelasnya.

Senada dengan sang pelatih, gelandang Persik, Bayu Otto, juga merasa timnya telah menjalankan instruksi dengan baik di lapangan.

“Saya pikir kita sangat menguasai pertandingan ini dan mempunyai beberapa kesempatan tapi tidak ada yang terjadi gol,” pungkas Bayu Otto.

Hasil minor ini membuat Persik Kediri tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan raihan 33 poin, masih belum sepenuhnya aman dari ancaman zona degradasi. Di sisi lain, kemenangan ini membawa Borneo FC untuk sementara memimpin klasemen Liga 1 dengan 69 poin, menggeser Persib Bandung yang baru akan melakoni laga pekan ke-30 besok melawan Bhayangkara FC.