BANDUNG – Persib Bandung berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen Super League setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Bali United pada pekan ke-27. Laga sengit tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (12/4) malam WIB.
Kemenangan ini membuat Maung Bandung kokoh di posisi teratas dengan keunggulan empat poin dari pesaing terdekat, Borneo FC Samarinda, yang berada di peringkat kedua. Hasil positif ini menjadi modal penting bagi Persib untuk terus menjaga asa juara.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui bahwa tiga poin yang diraih timnya tidak didapatkan dengan mudah. Ia menyoroti dinamika pertandingan yang berubah drastis setelah salah satu pemainnya diganjar kartu merah pada menit ke-66, membuat Persib harus bermain dengan sepuluh orang.
Perjuangan Berat dan Sorotan Pelatih
Sejak awal, pelatih asal Kroasia itu memang sudah memprediksi bahwa pertandingan melawan Bali United akan berjalan alot. Namun, ia merasa timnya sempat memegang kendali penuh di awal laga sebelum insiden kartu merah terjadi.
“Saya rasa, pada dasarnya sebelum ada pemain dikartu merah, kami bisa menguasai jalannya pertandingan,” ujar Hodak.
Meski demikian, Persib menunjukkan mental juara dengan tetap mampu mengamankan kemenangan penting tersebut. Setelah laga ini, fokus tim akan segera beralih ke pertandingan selanjutnya melawan Dewa United, yang juga menjadi tantangan berat dalam upaya mempertahankan posisi puncak klasemen Super League.
