Persib Bandung mengambil sikap tegas di tengah pusaran tudingan rasisme yang menyeret nama kapten tim, Marc Klok. Klub berjuluk Pangeran Biru itu secara resmi meminta semua pihak untuk menahan diri dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah terkait insiden tersebut.

Dalam pernyataan resminya yang dirilis pada Sabtu, 02 Mei 2026, Persib Bandung menekankan bahwa tuduhan serius seperti rasisme tidak boleh dilontarkan tanpa dasar yang jelas. Mereka mendesak agar setiap proses penyelidikan berjalan secara objektif, transparan, dan adil oleh pihak yang berwenang.

“Oleh karena itu, kami mendorong agar proses yang berjalan dilakukan secara objektif, transparan, dan adil oleh pihak yang berwenang,” demikian bunyi keterangan resmi Persib Bandung.

Situasi ini memanas setelah Bhayangkara FC melaporkan Marc Klok atas dugaan melontarkan kata bernada rasis kepada pemain mereka, Henry Doumbia. Insiden tersebut dilaporkan terjadi dalam laga panas pekan ke-30 Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda.

Namun, Marc Klok sendiri dengan keras membantah tudingan tersebut. Gelandang naturalisasi itu menyebut insiden tersebut hanyalah kesalahpahaman di lapangan. Menurut versinya, ucapan “give me the ball back” disalahartikan menjadi kata yang bernuansa rasis oleh pihak lawan.