Kebutuhan gas elpiji bersubsidi jenis 3 kilogram di wilayah Kabupaten Malang mengalami peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Lonjakan permintaan ini dipicu oleh tingginya aktivitas masyarakat yang mulai mempersiapkan hidangan khas Lebaran, mulai dari aneka kue hingga masakan.

Peningkatan Permintaan Sejak H-10 Lebaran

Srianah (46), pemilik salah satu pangkalan LPG 3 kilogram di Kabupaten Malang, mengungkapkan bahwa peningkatan permintaan sudah mulai terasa sejak sekitar H-10 menjelang Lebaran. Mayoritas pelanggannya adalah rumah tangga yang sibuk menyiapkan kebutuhan hari raya.

“Biasanya menjelang Lebaran memang ada kenaikan permintaan. Banyak masyarakat yang mulai membuat kue Lebaran sendiri di rumah serta memasak untuk persiapan menyambut hari raya,” ujar Srianah pada Sabtu (14/3/2026).

Ia menambahkan, pasokan LPG 3 kilogram yang diterima dari agen hingga saat ini masih relatif lancar, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Srianah juga mengamati bahwa kebiasaan masyarakat untuk membuat kue dan memasak sendiri masih sangat kuat, khususnya di wilayah Kabupaten Malang.

“Alhamdulillah pasokan masih berjalan normal, jadi masyarakat tetap bisa mendapatkan LPG untuk kebutuhan memasak sehari-hari maupun untuk membuat kue Lebaran,” tuturnya.

Polres Malang Pastikan Ketersediaan dan Awasi Penyelewengan

Di sisi lain, Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menegaskan bahwa kebutuhan LPG 3 kilogram dan bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu prioritas utama Polres Malang dalam pengamanan dan pelayanan masyarakat selama momen Lebaran 2026.

“Kemudian pada Ramadan dan Idul Fitri ini kita selalu melakukan pemantauan khusus termasuk harga bahan pokok dari tadi, elpiji, BBM dan ketersediaannya, yang jelas sampai dengan hari ini tidak ada kendala, masih cukup stabil,” ucap AKBP Muhammad Taat Resdi.

Ia mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi penyelewengan elpiji, BBM, atau bahan pangan lainnya. Tim dari Satgas Pangan Kabupaten Malang, di bawah komando Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang, akan segera melakukan identifikasi dan pemeriksaan di lapangan.

“Kita punya Satgas Pangan Polri dan seluruh Pemkab, nanti kita akan identifikasi apa penyebab lonjakan harga itu ataupun kelangkaan bahan tersebut,” pungkasnya.