Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, memperingati satu tahun kepemimpinan Bupati Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy dengan menggelar doa syukuran dan buka puasa bersama. Acara khidmat ini berlangsung pada Senin, 2 Maret 2026, di Halaman Kantor Bupati Bima, dihadiri berbagai elemen masyarakat dan pejabat daerah.

Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Syamsuri Firdaus, menciptakan suasana reflektif atas perjalanan pemerintahan selama setahun terakhir. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi di bulan Ramadan, tetapi juga evaluasi terhadap capaian dan arah kebijakan yang telah ditetapkan.

Bupati Ady Mahyudi: Fondasi Kuat untuk Arah Pembangunan

Dalam sambutannya, Bupati Bima Ady Mahyudi menekankan bahwa tahun pertama kepemimpinannya merupakan fase krusial dalam menentukan arah perubahan. Ia menegaskan pentingnya peletakan dasar yang kokoh untuk pembangunan berkelanjutan.

“Satu tahun adalah awal untuk menata sistem dan memperjelas arah pembangunan. Fondasi harus kuat agar langkah ke depan lebih terukur,” ujar Bupati Ady Mahyudi.

Ady menjelaskan, periode 2025–2029 menjadi tahap peletakan dasar transformasi sosial, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan, sebagaimana telah dirumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045. Fokus pemerintah diarahkan pada reformasi birokrasi, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan ekonomi masyarakat yang berbasis desa.

Program “Selasa Menyapa” Dekatkan Pemerintah dengan Rakyat

Sebagai representasi konkret dari arah kebijakan tersebut, Bupati Ady Mahyudi menyoroti program unggulan “Selasa Menyapa”. Program ini dirancang dengan pendekatan jemput bola, menghadirkan layanan pemerintahan langsung di tengah-tengah masyarakat.

Sepanjang tahun 2025, program “Selasa Menyapa” telah menjangkau 32 desa di Kabupaten Bima. Melalui inisiatif ini, ribuan layanan administrasi kependudukan berhasil diselesaikan di lokasi, ratusan izin usaha diterbitkan, serta layanan kesehatan gratis diberikan kepada ribuan warga. Selain itu, fasilitasi akses BPJS dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) juga dilakukan secara langsung.

Tidak hanya pelayanan administratif, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan pangan dan mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui bazar rakyat yang diselenggarakan di setiap titik kegiatan.

Bupati Ady Mahyudi menegaskan bahwa perubahan yang diusung bukan hanya soal program, melainkan perubahan fundamental dalam cara kerja birokrasi. “Pemerintah tidak boleh berjarak. Kita hadir, mendengar, dan menyelesaikan. Itulah birokrasi yang ingin kita bangun,” tegasnya.

Dihadiri Berbagai Tokoh dan Elemen Masyarakat

Acara buka puasa bersama ini turut dihadiri oleh Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bima Murni Suciyanti, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy bersama Ketua GOW Kabupaten Bima Hj. Anita. Turut hadir pula pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bima, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, Kepala Rutan Raba Bima, Kepala Kantor Kementerian Agama, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian Setda, Camat se-Kabupaten Bima, Kepala Desa, perwakilan BUMN dan BUMD, pejabat struktural dan fungsional, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

sumber gambar: gesit.id