Tim Nasional (Timnas) basket putra Indonesia bersiap menghadapi babak pra-kualifikasi untuk merebut tiket menuju Piala Asia FIBA 2029. Demi membentuk skuad terbaik, Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) akan merekrut pemain-pemain unggulan dari kompetisi domestik, Indonesian Basketball League (IBL), serta talenta yang berkarier di luar negeri.
Sekretaris Jenderal Perbasi, Nirmala Dewi, menegaskan bahwa pembentukan tim akan dilakukan secara serius dengan memilih pemain terbaik di setiap posisi. IBL, sebagai kompetisi basket tertinggi di Indonesia, menjadi salah satu sumber utama pemantauan bakat.
Perburuan Talenta di Dalam dan Luar Negeri
“Melalui Badan Tim Nasional, kami memantau perkembangan pemain di IBL. Pemantauan juga dilakukan di kompetisi luar negeri. Banyak pemain potensial kita berkarir di luar negeri seperti Derrick Michael Xavier, Marques Bolden, dan lainnya,” ujar Nirmala Dewi, dikutip pada Jumat (03/07/2026).
Nirmala menambahkan komitmen Perbasi untuk mengumpulkan talenta terbaik. “Kami akan bekerja keras dan serius untuk mengumpulkan talenta terbaik yang kita miliki baik di dalam maupun luar negeri. Juga para pemain yang memiliki keturunan atau darah Indonesia yang ada di luar negeri,” lanjutnya.
Perbasi memastikan akan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi semua pemain. Setiap individu memiliki peluang yang sama untuk membela Merah Putih di kancah internasional.
Jadwal Pra-Kualifikasi Piala Asia FIBA 2029
Timnas Indonesia akan memulai perjuangannya di Grup C Pra-Kualifikasi Piala Asia FIBA 2029. Mereka akan bersaing dengan Hong Kong, Singapura, dan Malaysia.
Babak pra-kualifikasi ini dijadwalkan berlangsung di Seremban, Malaysia, mulai 24 Agustus hingga 1 September 2026. Berdasarkan jadwal yang dirilis FIBA, Timnas Basket Putra Indonesia akan menghadapi Singapura pada 28 Agustus 2026. Setelah rehat sehari, Tim Merah Putih akan bersua Hong Kong pada 30 Agustus 2026, sebelum menutup fase grup melawan Malaysia pada 31 Agustus 2026.
