Nia Damanik, pemilik agensi penyalur asisten rumah tangga (ART) yang mempekerjakan Herawati, telah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis (7/5/2026). Pemeriksaan ini terkait laporan dugaan penganiayaan yang dilayangkan Herawati terhadap Rien Wartia Trigina alias Erin, mantan istri Andre Taulany.

Dalam keterangannya, Nia Damanik mengaku telah menyerahkan sejumlah bukti percakapan digital kepada penyidik. Kuasa hukum Nia Damanik, Natalius Bangun, memastikan kliennya telah menjelaskan secara rinci kronologi kejadian yang dialami Herawati selama bekerja di rumah Erin Taulany.

“Sudah terekam semua di BAP tadi. Semua dengan bukti-bukti chat-nya, lengkap semua,” ujar Natalius Bangun saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan. Ia menambahkan, penyidik mengajukan sekitar 22 pertanyaan yang seluruhnya berkaitan dengan dugaan penganiayaan tersebut. Pihaknya juga berencana membuka bukti tambahan dalam waktu dekat.

Nia Damanik menjelaskan, dirinya pertama kali mengetahui insiden tersebut setelah menerima pesan WhatsApp dari Herawati yang mengaku telah dipukul. Terkejut, Nia segera menelepon Herawati untuk menanyakan detail kejadian.

Dari percakapan tersebut, Herawati disebut mengaku bahwa masalah bermula dari hal-hal sepele. “Katanya cuma gara-gara gorden, lupa nutup gorden, ada debu di tong sampah sedikit, sama lupa menutup kamar mandi,” ungkap Nia, menirukan cerita Herawati.

Nia mengaku heran mengapa persoalan kecil tersebut bisa berujung pada dugaan tindakan kekerasan. Ia bahkan sempat mempertanyakan alasan Herawati bisa dipukul hanya karena masalah-masalah tersebut. Nia juga menceritakan bahwa Herawati sempat meminta dijemput sekitar pukul setengah empat sore, namun komunikasi keduanya terputus setelah itu karena ponsel Herawati disebut telah ditarik.

Saat disinggung mengenai tudingan dari pihak Erin Taulany yang menyebut Herawati kerap merekam video di dalam rumah, Nia Damanik mengaku tidak mengetahui hal tersebut. Ia justru mengatakan laporan yang diterimanya sebelumnya hanya terkait keluhan soal kinerja Herawati.

Di sisi lain, pihak Erin Taulany tidak tinggal diam. Erin disebut telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan mantan ART dan penyalurnya ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial.