CIREBON – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta api menjelang Idulfitri 2026. Selama periode 11 Maret hingga 20 Maret 2026, total 136.260 penumpang tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon, sementara 93.048 penumpang berangkat dari stasiun-stasiun tersebut.
Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa puncak kedatangan penumpang tertinggi terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, atau dua hari sebelum Idulfitri (H-2). Pada hari tersebut, jumlah penumpang yang tiba mencapai 11.441 orang.
Puncak Kedatangan dan Penjualan Tiket
“Untuk puncak kedatangan tertinggi terjadi pada 19 Maret, dengan jumlah mencapai 11.441 penumpang,” tutur Muhibbuddin, Minggu (22/3).
Penjualan tiket untuk masa angkutan Lebaran 2026 juga menunjukkan angka yang cukup tinggi. Hingga 20 Maret 2026, KAI Daop 3 Cirebon telah menjual 68.285 lembar tiket. Angka ini setara dengan sekitar 67 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan, yakni 102.300 kursi.
Muhibbuddin menambahkan, lima stasiun dengan jumlah penumpang naik terbanyak di wilayah Daop 3 Cirebon adalah Stasiun Cirebon, Cirebon Prujakan, Brebes, Jatibarang, dan Haurgeulis.
Dukungan Operasional dan Imbauan kepada Penumpang
Dalam rangka mendukung kelancaran angkutan Lebaran, KAI mengoperasikan sebanyak 171 perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Daop 3 Cirebon. Jumlah ini terdiri dari 131 perjalanan KA reguler dan 40 perjalanan KA tambahan.
KAI mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket untuk segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, atau kanal penjualan resmi lainnya, mengingat ketersediaan tiket masih cukup banyak. Selain itu, calon penumpang juga diingatkan untuk datang lebih awal ke stasiun.
“Kami juga mengingatkan kepada calon penumpang agar datang lebih awal ke stasiun agar terhindar dari keterlambatan keberangkatan kereta api,” tutur Muhibbuddin.
Imbauan ini penting mengingat kondisi lalu lintas di jalur pantura Cirebon saat ini cukup padat oleh arus kendaraan pemudik, baik roda dua maupun roda empat, yang dapat menghambat perjalanan menuju stasiun.
