Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali meluncurkan program Mudik Gratis Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026. Inisiatif ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan bebas biaya bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.

Tahun ini, Pemprov Jatim siap mengantarkan 7.000 orang warga Jawa Timur untuk pulang ke kampung halaman dengan total tujuan ke 20 kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.000 penumpang akan difasilitasi melalui jalur darat menggunakan armada bus. Sementara itu, 3.000 penumpang lainnya akan diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan kapal, dengan estimasi 250 orang per pemberangkatan untuk total 12 kali perjalanan.

Selain layanan penumpang, Pemprov Jatim juga menyiapkan fasilitas pengangkutan motor gratis untuk 200 unit. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan bagi masyarakat yang biasanya mengendarai sepeda motor jarak jauh saat Lebaran.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya program ini dalam mempererat tali silaturahmi keluarga. “Tradisi mudik adalah momen penting untuk mempererat silaturahmi keluarga. Melalui program Mudik Bareng Gratis ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman, nyaman, dan tanpa biaya,” ujarnya pada Sabtu (28/2/2026).

Pelaksanaan program Mudik Gratis ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dengan berbagai organisasi angkutan darat (Organda) dan penyedia jasa angkutan laut.

Rute dan Jadwal Mudik Bus

Terdapat 17 jurusan rute bus yang akan melayani keberangkatan dari Surabaya menuju berbagai daerah. Rute-rute tersebut meliputi Madiun, Magetan, Ponorogo, Nganjuk (via arteri), Tulungagung, Blitar (via Pare), Trenggalek, Bondowoso, Pacitan, Jember, Blitar (via Malang), Banyuwangi (via Jember), Banyuwangi (via Situbondo), Ngawi, Tuban, Sumenep, dan Bojonegoro.

Keberangkatan mudik bus dijadwalkan pada 19 Maret 2026. Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran daring akan dibuka pada 2–4 Maret 2026 selama kuota masih tersedia. Sementara itu, pendaftaran secara langsung dapat dilakukan pada 8 Maret 2026, juga hingga kuota terpenuhi.

Jalur Laut dan Pengangkutan Motor Gratis

Untuk jalur laut, Gubernur Khofifah juga menyiapkan armada kapal dengan dua rute utama:

  • Pelabuhan Jangkar (Situbondo) menuju Pelabuhan Pulau Raas (Sumenep)
  • Pelabuhan Jangkar (Situbondo) menuju Pelabuhan Pulau Sapudi

Jadwal keberangkatan mudik laut untuk rute Jangkar–Raas adalah pada 8, 12, 15, dan 17 Maret 2026. Sedangkan keberangkatan untuk rute Jangkar–Sapudi akan dilaksanakan pada 11 dan 16 Maret 2026.

Pemprov Jatim juga mengatur jadwal keberangkatan balik bagi pemudik jalur laut. Rute Raas menuju Jangkar akan dilayani pada 29 Maret serta 2, 4, dan 6 April 2026. Sementara itu, keberangkatan balik pada rute Sapudi menuju Jangkar dijadwalkan pada 27 dan 31 Maret 2026.

Fasilitas mudik motor gratis akan melayani pengiriman ke enam daerah tujuan, yakni Banyuwangi, Jember, Tulungagung, Trenggalek, Madiun, dan Ponorogo. Keberangkatan mudik motor dijadwalkan pada 18 Maret 2026, dengan pendaftaran langsung melalui operator pada 8 Maret 2026 hingga kuota terpenuhi.

Mengingat kuota yang terbatas, Khofifah mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan program Mudik Gratis ini dengan melakukan pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditentukan. “Mari masyarakat memanfaatkan program Mudik Gratis ini, karena kuota terbatas, Kami mengimbau masyarakat untuk segera mendaftar agar dapat menikmati fasilitas mudik gratis dari Pemprov Jawa Timur,” pungkasnya.

Pendaftaran daring untuk mudik bus dapat diakses melalui mudikgratis.dishub.jatimprov.go.id, sedangkan untuk mudik kapal laut melalui sipentol.dishub.jatimprov.go.id.