Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar pertemuan virtual dengan seluruh camat pada Selasa (10/3/2026) untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal selama periode libur Lebaran 1447 H. Rapat koordinasi ini juga membahas kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan progres capaian pembangunan di wilayah tersebut.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengungkapkan bahwa rapat ini krusial untuk memperkuat koordinasi dan bertukar informasi. “Melalui rapat virtual ini kita saling bertukar informasi dan memastikan kesiapan menghadapi hari raya, mulai dari pelayanan masyarakat, arus mudik dan arus balik, hingga membahas progres penanganan hidrometeorologi dan cuaca ekstrem,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu.
Pak Yes menekankan pentingnya pelayanan publik yang prima, terutama mengingat peningkatan mobilitas masyarakat saat Lebaran. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah di tingkat kecamatan untuk responsif terhadap berbagai kebutuhan warga. “Mohon kiranya, seluruh jajaran pemerintah di tingkat kecamatan untuk responsif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran, termasuk menjaga ketertiban dan keamanan wilayah agar tetap kondusif,” tegasnya.
Kesiapsiagaan Bencana dan Mitigasi
Selain itu, para camat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem. Bupati Yuhronur menginstruksikan agar pemantauan kondisi wilayah terus dilakukan dan koordinasi dengan perangkat desa serta instansi terkait diperkuat. Hal ini bertujuan untuk memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Pemerintah Kabupaten Lamongan sendiri telah melakukan berbagai langkah mitigasi. Upaya tersebut meliputi normalisasi saluran air, peningkatan fungsi drainase, pemantauan titik rawan banjir, serta penguatan koordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi teknis lainnya.
